China Kembangkan Sel Bahan Bakar Batubara Tanpa Emisi, CO2 Terperangkap
Batubara selama ini identik dengan pembakaran yang menghasilkan asap dan emisi karbon.
Namun, tim peneliti China mengklaim telah menemukan cara berbeda: mengubah batubara menjadi listrik melalui reaksi kimia, bukan api.
>>> Nippon Paint Ciptakan Cat Mobil Ultra-Hitam 99,9% Saingi Vantablack
Sistem ini disebut zero-carbon-emission direct coal fuel cell (ZC-DCFC).
Teknologi ini tidak menghilangkan batubara sepenuhnya, tetapi berupaya mengatasi masalah terbesar dari pembangkit batubara, yaitu pelepasan karbon dioksida ke udara saat listrik dihasilkan.
Baterai Batubara, Bukan Tungku
Ide dasarnya adalah memperlakukan batubara seperti bahan kimia dalam baterai. Batubara dihaluskan, dikeringkan, dimurnikan, dan dipraperlakuan sebelum masuk ke sisi anoda sel.
Oksigen disuplai di katoda, dan batubara mengalami oksidasi elektrokimia melintasi membran oksida, mengirimkan elektron melalui sirkuit eksternal sebagai daya yang dapat digunakan.
Pendekatan ini melewati rantai konvensional pembangkit batubara yang membakar batubara untuk menghasilkan panas, merebus air, membuat uap, dan memutar turbin.
Dengan lebih sedikit mesin di tengah, potensi kehilangan energi bisa berkurang.
Apa yang Terjadi pada CO2?
Proses ini tetap menghasilkan karbon dioksida. Perbedaannya, CO2 diproduksi di dalam sel yang terkontrol, sehingga dapat ditangkap sebelum tercampur dengan gas buang.
Menurut laporan South China Morning Post, CO2 kemurnian tinggi di outlet anoda dapat ditangkap dan diubah menjadi bahan baku kimia seperti gas sintesis, atau termineralisasi menjadi senyawa seperti natrium bikarbonat.
Ini perubahan besar dari model cerobong asap, di mana emisi bercampur dengan gas lain dan sulit dikelola.
Namun, nilai iklim teknologi ini bergantung pada apakah karbon yang ditangkap benar-benar tidak lepas ke atmosfer dan produk konversinya berguna dalam skala besar.
Update Terbaru
Pengacara Ungkap Dua Alasan Utama Nikita Mirzani Ajukan PK
Rabu / 01-07-2026, 14:54 WIB
Unboxing Samsung Galaxy A27 5G: Layar AMOLED 120Hz dan Snapdragon 6 Gen 3
Rabu / 01-07-2026, 14:54 WIB
ACT Fibernet Luncurkan Stream TV 4K, Pusat Hiburan AI untuk Rumah
Rabu / 01-07-2026, 14:53 WIB
2 Hair Tonic dengan Oleanolic Acid Rekomendasi Dokter untuk Atasi Rambut Rontok
Rabu / 01-07-2026, 14:53 WIB
Air Tanah Ternyata Bantu Ekosistem Laut Simpan Karbon
Rabu / 01-07-2026, 14:53 WIB
Foundation Viva Tahan Lama? Ini Penjelasan dan 2 Pilihan Produk Awet
Rabu / 01-07-2026, 14:53 WIB
Cara Cek Desil Bansos 2026 Online via HP, Panduan Lengkap
Rabu / 01-07-2026, 14:53 WIB
Profil Dadi Yudistira Eks Gitaris Superglad yang Meninggal Dunia, Lengkap: Umur, Agama dan Akun Instagram
Rabu / 01-07-2026, 14:50 WIB
Inflasi Juni 2026 Naik 3,34 Persen, Daya Beli dan Arah Suku Bunga Jadi Sorotan
Rabu / 01-07-2026, 14:48 WIB
Daveigh Chase Meninggal, Laporan Medis Ungkap AIDS sebagai Penyebab Kematian
Rabu / 01-07-2026, 14:42 WIB
Dadi Yudistira Sakit Apa? Benarkah Serangan Jantung? Inilah Kronologi Kematian Eks Gitaris Superglad
Rabu / 01-07-2026, 14:40 WIB
Penyebab Kematian Daveigh Chase Diungkap, Pengisi Suara Lilo Meninggal karena AIDS
Rabu / 01-07-2026, 14:38 WIB
Harga BBM Pertamina 1 Juli 2026: Pertamax Bertahan, Turbo dan Dex Series Turun
Rabu / 01-07-2026, 14:36 WIB
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD Veronika Lake terkait Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Rabu / 01-07-2026, 14:34 WIB






