Marinir di Okinawa Terima Sistem Rudal Anti-Kapal dan Anti-Drone
Dua komponen kuncinya adalah rudal anti-kapal yang paling penting, dan juga bagian pertahanan udara.
>>> Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas Impor Rp37,5 Miliar
AS telah memperkuat pasukannya di Asia Timur, termasuk mengirim jet tempur baru ke Jepang, memperkuat skuadron udara di Korea Selatan, dan melakukan latihan skala besar dengan mitra di Laut China Selatan.
Cancian menambahkan bahwa penempatan NMESIS dan rudal anti-kapal berbasis darat menawarkan alat khusus bagi pasukan AS: mobilitas platform dan kemampuannya untuk bersembunyi.
Kapal permukaan sangat rentan, sedangkan NMESIS dan MADIS dapat dengan cepat dan relatif mudah dipindahkan jika ada ancaman.
Sementara itu, MADIS dirancang sebagai langkah pertahanan komplementer. Sistem senjata permukaan-ke-udara ini ditujukan untuk menembak jatuh pesawat terbang rendah.
Isu kritis, menurut Cancian, adalah kemampuan memindahkan senjata anti-kapal lebih dekat ke Taiwan atau Filipina jika terjadi konflik dengan China.
Okinawa memiliki nilai strategis, tetapi senjata tersebut perlu segera dipindahkan untuk membantu pertempuran antarnegara di area yang diperebutkan.
Marinir dari Resimen Littoral Marinir ke-3 di Hawaii pertama kali menerima kedua sistem senjata ini pada akhir 2024, dan sempat membawanya ke Jepang untuk latihan, termasuk Resolute Dragon musim gugur lalu.
Sebagian besar latihan tersebut melibatkan pengerahan cepat sistem ke lokasi pulau untuk pertahanan pesisir.
Hal itu mencerminkan latihan lain yang dilakukan pasukan AS dalam beberapa bulan terakhir, di mana unit-unit bekerja untuk memuat, mengangkut, dan mengerahkan artileri serta sistem pertahanan rudal dengan cepat.
Baru-baru ini, Resimen Littoral Marinir ke-3 membawa MADIS dan NMESIS ke Filipina untuk latihan Balikatan 2026 musim semi ini.
>>> Fariz RM Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta Lagu Di Antara Kata
Marinir bekerja sama dengan personel Angkatan Darat dan Angkatan Udara untuk memuat sistem NMESIS ke kapal angkut dan pesawat kargo guna melatih pengerahan ulang sistem melalui udara dan laut.
Update Terbaru
Timex Luncurkan Jam Tangan Retro Marlin America 250 Edisi Khusus
Rabu / 01-07-2026, 07:07 WIB
Arti Kode Batang BBM Pertamina: Fungsi, Manfaat, dan Cara Pendaftaran
Rabu / 01-07-2026, 06:49 WIB
Cara Menggunakan WhatsApp Web di PC, Android, dan iOS Terbaru 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:49 WIB
Iran Ucapkan Terima Kasih ke Meksiko, Sebut Tijuana Rumah Kedua di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:49 WIB
Profil Andi Saputra, Satu-satunya Hakim yang Minta Nadiem Makarim Bebas
Rabu / 01-07-2026, 06:49 WIB
Paraguay Hadapi Prancis di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 06:45 WIB
Nadiem Makarim: Hakim Tahu Saya Tak Bersalah, Tapi Tak Berani Tatap Mata
Rabu / 01-07-2026, 06:45 WIB
Aturan Pajak JHT 16 Tahun Diprotes, DJP Sinyalkan Batas Bebas Pajak Naik
Rabu / 01-07-2026, 06:45 WIB
Kontroversi Karakter Werewolf Love and Deepspace Berujung Pembatalan
Rabu / 01-07-2026, 06:43 WIB
Obsession Resmi Jadi Film Orisinal Terlaris Dekade Ini, Kalahkan Sinners
Rabu / 01-07-2026, 06:43 WIB
Hideo Yamamoto Luncurkan Manga Baru Suiken Japan pada 6 Juli
Rabu / 01-07-2026, 06:43 WIB
Aktris Ruby Rose Alami Patah Tulang Rusuk Usai Jatuh di Kolam Renang
Rabu / 01-07-2026, 06:42 WIB
Royals Hadapi Rays dalam Seri Tiga Pertandingan di Kauffman Stadium
Rabu / 01-07-2026, 06:42 WIB
Chad Michael Murray Bicara Masa Depan Sullivan's Crossing Season 5
Rabu / 01-07-2026, 06:42 WIB






