Korps Marinir Amerika Serikat secara resmi menciptakan spesialisasi militer utama (PMOS) baru untuk pramuka yang akan berlaku mulai 1 Oktober 2026.

Bidang pramuka baru ini memiliki kode MOS 0315 dan akan membentuk "Peleton Pramuka 26 Marinir" di dalam batalion infanteri, serta "Tim Pramuka" yang ditambahkan ke batalion pengintaian lapis baja ringan.

>>> Apple Lobi Pemerintah AS agar Bisa Beli Chip RAM dari China CXMT

Peleton pramuka dilengkapi dengan optik canggih, peralatan komunikasi, dan drone untuk misi pengintaian dan pengawasan.

Setiap tim dalam peleton mencakup seorang Joint Fires Observer untuk mengoordinasikan serangan udara dan artileri.

Pernyataan Pejabat Korps Marinir

Letnan Jenderal Jay M.

Bargeron, wakil komandan untuk perencanaan, kebijakan, dan operasi, mengatakan bahwa pasukan yang profesional dan dibangun dengan tujuan ini akan memberikan komandan kemampuan pengintaian dan pengawasan organik yang penting untuk sukses di medan perang masa depan.

"Pramuka ini akan menjadi mata dan telinga kami, memperluas kemampuan penginderaan dan memungkinkan komandan membuat keputusan yang lebih cepat dan lebih efektif untuk memenangkan pertempuran bangsa," ujar Bargeron dalam rilis berita.

Mayor Jenderal Michael A.

Brooks, yang memimpin Komando Pelatihan, sebelumnya mengatakan kepada wartawan pada bulan Mei bahwa para pemimpin Korps Marinir sedang mempertimbangkan untuk menjadikan pramuka sebagai spesialisasi militer utama, mirip dengan penembak senapan mesin dan mortir.

>>> Google Dapat Izin Pasang Kabel Bawah Laut Humboldt dari Chile ke Australia, Lewati Asia

"Ada minat untuk mengubah MOS pramuka kami, yaitu 0315, menjadi MOS utama," kata Brooks saat itu. "Jadi, akan seperti penembak senapan mesin atau mortir.

Anda akan memiliki pramuka 0315 sebagai MOS utama. Kami tidak melakukan itu sekarang.