Google baru saja mendapatkan persetujuan dari otoritas Chile untuk melanjutkan proyek kabel bawah laut Humboldt. Proyek ini akan menghubungkan Chile dengan Australia dan Panama, melewati Asia sepenuhnya.

Persetujuan diberikan oleh Komisi Regional untuk Penggunaan Batas Pantai di Valparaíso. Mereka mendukung pemasangan sistem di sekitar Pantai Las Brisas di Santo Domingo.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 2 – 5 Juli 2026

Rute Baru Data Pasifik

Proyek ini mencakup lebih dari 13.000 mil infrastruktur bawah laut. Satu kabel akan menghubungkan Santo Domingo dengan Sydney, Australia, sepanjang sekitar 9.200 mil.

Kabel lainnya akan menghubungkan Santo Domingo dengan Panama City sepanjang sekitar 4.040 mil. Keduanya direncanakan memiliki 16 pasang serat.

Kabel bawah laut merupakan infrastruktur penting untuk pesan, transfer bank, layanan cloud, streaming, dan data ilmiah.

Google mengumumkan Humboldt pada 2024 bersama Desarrollo País Chile dan Kantor Pos dan Telekomunikasi Polinesia Prancis.

Perusahaan menyebutnya sebagai rute kabel bawah laut langsung pertama antara Amerika Selatan dan Asia-Pasifik. Rute ini akan menghubungkan Chile, Polinesia Prancis, dan Australia.

Mengapa Chile Menginginkannya

Chile telah lama mengincar koneksi digital langsung dengan Asia-Pasifik. Google mengatakan tujuan itu menjadi ambisi pemerintah Chile sejak 2016.

Pejabat melihat Humboldt sebagai cara menjadikan Chile sebagai gerbang data antara Asia-Pasifik dan Amerika Latin. Ini akan mengurangi ketergantungan pada rute lama dan meningkatkan redundansi.

Proyek ini juga memperkuat posisi Chile dalam menarik pusat data dan investasi cloud. Desarrollo País menyebut biaya keseluruhan sekitar $400 juta.

>>> Jadwal Bioskop Trans TV 2 – 5 Juli 2026

Persetujuan pesisir Chile dilaporkan dengan investasi $11,5 juta untuk fase ini, dengan partisipasi Google 99% dan Desarrollo País 1%.