Huawei Kuasai 40% Pasar Smartwatch China pada Q1 2026
Pasar smartwatch global terus tumbuh stabil. Menurut Counterpoint Research, pengiriman smartwatch global naik 4% year-on-year pada kuartal pertama 2026.
Harga jual rata-rata juga melonjak 6% berkat sensor yang lebih canggih, kecerdasan buatan (AI), konektivitas 5G RedCap, dan satelit.
>>> Valve Perbaiki ARC Raiders di Linux dengan Proton Hotfix
Konsumen cenderung beralih ke perangkat premium.
Apple masih memimpin pasar global dengan pangsa 23%. Perusahaan ini mencatat pertumbuhan pengiriman tercepat di antara merek top, yakni naik 21% dibanding tahun lalu.
Analis Anshika Jain menyebut Apple Watch SE 3 menjadi andalan.
Model ini menarik pengguna baru dengan harga lebih terjangkau dan fitur kesehatan yang ditingkatkan, seperti pemantauan tidur, suasana hati, dan deteksi aritmia.
Dominasi Huawei di China
China menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan terkuat. Pengiriman smartwatch di negara itu melonjak 15% year-on-year.
>>> Galaxy M47 5G Segera Hadir, Klaim Ketahanan dan Gaming Lebih Baik
Huawei mendominasi dengan pangsa pasar sekitar 40%. Pesaing utamanya adalah Imoo dan Xiaomi.
Kesuksesan Huawei didorong oleh variasi produk di berbagai rentang harga, integrasi erat dengan ekosistem HarmonyOS, dan fokus pada fitur kesehatan seperti pemantauan tidur, kesejahteraan emosional, dan deteksi aritmia.
Subsidi pemerintah untuk elektronik juga turut mendorong peningkatan adopsi smartwatch di China.
Berkat performa kuat di China, Huawei menguasai 17% pangsa pasar global, menempatkannya di posisi kedua secara keseluruhan.
Dengan AI dan sensor yang semakin pintar, smartwatch bergerak menuju perangkat yang lebih cerdas dan berfokus pada kesehatan.
>>> Gmktec Perkenalkan Evo-X3 Mini PC dengan Ryzen AI Max+ 395 dan OCuLink, Rilis 29 Juni
Pasar masih memiliki momentum positif, terutama di kawasan utama, meskipun perusahaan harus menghadapi tantangan rantai pasok dan harga seiring persaingan yang semakin ketat.
Update Terbaru
Laporan Etik AS: Trump Kantongi Rp21,5 T dari Bisnis Kripto Keluarga
Rabu / 01-07-2026, 16:20 WIB
Kapolri Akui Polri Belum Sempurna, Terbuka Terima Kritik
Rabu / 01-07-2026, 16:20 WIB
Pasokan Air Falls Lake Tetap, Satu Pengguna Didenda Akibat Pelanggaran Air
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Anthropic Rambah Bisnis Obat, Fokus pada Penyakit Terabaikan
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Boy Arnez Banjir Tawaran Klub Luar Negeri Usai Juara AVC Cup 2026
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Toko Buku di Apex Tutup Akibat Kenaikan Sewa 64%, Bisnis Lain Terancam
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Tebak Bintang Netflix dalam Galeri Foto Panas SZA
Rabu / 01-07-2026, 16:14 WIB
Taylor Parker Klaim Korban Minta Bayinya Dikeluarkan
Rabu / 01-07-2026, 16:14 WIB
Golkar Panggil Anggota DPRD Terkait Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Rabu / 01-07-2026, 16:14 WIB
Ogah Keluarkan Dekrit Demi Piala Dunia, Presiden Kolombia Mundur Jadi Tuan Rumah
Rabu / 01-07-2026, 16:14 WIB
PDIP Tanggapi Isu Capres Harus Diusung 3 Partai Parlemen
Rabu / 01-07-2026, 16:14 WIB
Ducati Mulai Sadari Ancaman Bagnaia di Musim Depan
Rabu / 01-07-2026, 16:14 WIB
Harvey Weinstein Alami Gagal Jantung di Rikers Island
Rabu / 01-07-2026, 16:10 WIB
Ledakan di Kawasan Industri Candi Semarang Tewaskan Satu Pekerja
Rabu / 01-07-2026, 16:10 WIB






