PDIP Tanggapi Isu Capres Harus Diusung 3 Partai Parlemen
DPP PDIP angkat suara soal isu skenario pasangan calon presiden dan wakil presiden hanya bisa diusung oleh tiga partai parlemen di RUU Pemilu.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP, Deddy Sitorus mengaku belum mendengar wacana tersebut.
>>> Ducati Mulai Sadari Ancaman Bagnaia di Musim Depan
Dia tak mau menerka-nerka karena hingga saat ini belum disampaikan secara terbuka, termasuk jika skenario itu disiapkan untuk menjegal PDIP.
"Kita enggak tahu, susah juga kan kalau mau menebak-nebak yang enggak jelas," ujar Deddy saat dihubungi, Rabu (1/7).
Namun, Deddy bilang PDIP sejak awal mengusulkan agar pasangan capres-cawapres tetap diberikan syarat ambang batas yakni 25-30 persen suara sah partai di pemilu sebelumnya.
Menurut dia, jumlah itu diperlukan untuk memastikan agar pasangan capres-cawapres tetap lebih dari satu.
"Kalau saya usulnya maksimal gabungan parpol untuk Pilpres itu 25-30 persen suara. Supaya dipastikan lebih dari 2 pasang calon dan tidak menumpuk di 1-2 pasang kandidat saja," katanya.
>>> Harvey Weinstein Alami Gagal Jantung di Rikers Island
Isu skenario pembatasan pencalonan pasangan calon presiden dan wakil presiden sebelumnya diembuskan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K Harman dalam opininya di Harian Kompas pada 21 Juni lalu.
Benny dalam opininya menulis ada skenario pencalonan presiden dan wakil presiden harus diusung minimal tiga partai parlemen.
Isu menjadi perdebatan karena Mahkamah Konstitusi (MK) telah memerintahkan ambang batas pencalonan presiden dihapus.
"Ada indikasi kuat bahwa regulasi pemilu mendatang sengaja didesain untuk membatasi hak rakyat dalam memilih pemimpin tertinggi di negeri ini," tulis Benny.
>>> Ledakan di Kawasan Industri Candi Semarang Tewaskan Satu Pekerja
"Salah satu wacana paling berbahaya yang mulai diembuskan adalah soal pembatasan calon presiden dan calon wakil presiden, di mana nantinya hanya pasangan calon (paslon) yang didukung oleh minimal tiga partai politik parlemen yang boleh bertanding," imbuhnya.
Update Terbaru
Aplikasi yang Menguras Memori Ponsel Saya, Ternyata Ini Pelakunya
Rabu / 01-07-2026, 17:22 WIB
Meta Terapkan Biaya Berlangganan untuk Fitur Aksesibilitas Ray-Ban Meta
Rabu / 01-07-2026, 17:21 WIB
Cara Membuat Username WhatsApp Tanpa Menampilkan Nomor HP beserta Syarat Penggunaannya
Rabu / 01-07-2026, 17:21 WIB
Kisah Wanita Raleigh yang Hampir Tewas Akibat Kembang Api Lilin, Jadi Peringatan Jelang 4 Juli
Rabu / 01-07-2026, 17:21 WIB
Bank Jakarta Fokus pada Optimalisasi Keamanan Siber dalam Transformasi Digital
Rabu / 01-07-2026, 17:21 WIB
Komdigi dan UB Kembangkan Sistem AI untuk Sekolah Rakyat
Rabu / 01-07-2026, 17:21 WIB
Bank Jakarta Fokus pada Optimalisasi Keamanan Siber dalam Transformasi Digital
Rabu / 01-07-2026, 17:20 WIB
Kata-kata Pelatih Meksiko usai Depak Ekuador dan Lolos 16 Besar
Rabu / 01-07-2026, 17:20 WIB
Flu Parah Sebabkan Bocah 13 Tahun Kehilangan Tangan dan Kaki
Rabu / 01-07-2026, 17:20 WIB
Happily Day Ajak 1.000 Lansia di Bandung Tetap Aktif dan Percaya Diri
Rabu / 01-07-2026, 17:15 WIB
Bupati dan Sekda Kuansing Riau Ditahan KPK
Rabu / 01-07-2026, 17:15 WIB
China Bikin Model AI Canggih, Silicon Valley Langsung Geger
Rabu / 01-07-2026, 17:15 WIB
Happily Day Ajak 1.000 Lansia di Bandung Tetap Aktif dan Percaya Diri
Rabu / 01-07-2026, 17:14 WIB
Jordan Pickford Ingatkan Inggris Siaga Adu Penalti Kontra RD Kongo
Rabu / 01-07-2026, 17:14 WIB






