Anthropic Rambah Bisnis Obat, Fokus pada Penyakit Terabaikan
Anthropic, perusahaan kecerdasan buatan di balik chatbot Claude, kini merambah bisnis penemuan obat. Mereka meluncurkan program riset internal untuk mengembangkan AI bagi industri farmasi.
Kepala divisi ilmu hayati Anthropic, Eric Kauderer-Abrams, mengatakan perusahaan akan fokus pada penyakit terabaikan. Kategori ini tidak dianggap menarik secara komersial oleh perusahaan biofarmasi tradisional.
>>> Boy Arnez Banjir Tawaran Klub Luar Negeri Usai Juara AVC Cup 2026
"Kami melakukan ini karena kami percaya bahwa untuk membangun model, produk, dan alat yang tepat, kami perlu menjalaninya bersama kalian semua," kata Kauderer-Abrams dalam sebuah acara di San Francisco, Selasa (30/6), dikutip dari CNBC.
Ia menambahkan bahwa siklus umpan balik yang erat sangat penting. Tidak ada pengganti untuk pengalaman langsung mengembangkan obat bersama para pelaku industri.
Kauderer-Abrams tidak menjelaskan langkah selanjutnya jika Anthropic menemukan kandidat obat yang menjanjikan. Perusahaan biofarmasi konvensional biasanya menguji kandidat tersebut melalui uji klinis.
Juru bicara Anthropic mengatakan bahwa sebagai public benefit company, Anthropic dapat memilih program berdasarkan manfaat bagi pasien. Termasuk area kerja yang diabaikan pasar komersial.
>>> Toko Buku di Apex Tutup Akibat Kenaikan Sewa 64%, Bisnis Lain Terancam
"Kami baru berada di tahap awal, dan akan membagikan perkembangan lebih lanjut seiring berjalannya program ini," ujar juru bicara tersebut.
Sejumlah raksasa teknologi sebelumnya telah mencoba masuk ke sektor kesehatan dengan hasil beragam.
Alphabet dan Apple pernah menggarap pasar ini, sementara Amazon membangun lini bisnis kesehatan lewat akuisisi One Medical dan PillPack.
Kauderer-Abrams bersama pimpinan Anthropic lain memposisikan program ini sebagai cara bekerja berdampingan dengan perusahaan farmasi yang menjadi target pasar produk baru mereka, Claude Science.
>>> Tebak Bintang Netflix dalam Galeri Foto Panas SZA
Kepala kemitraan ilmu hayati Anthropic, Jonah Cool, menyebut fokus perusahaan adalah penyakit terabaikan. Anthropic membangun dan menjual perangkat AI untuk perusahaan life sciences.
Update Terbaru
Ronald Koeman Mundur sebagai Pelatih Belanda Usai Tersingkir di Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 17:30 WIB
Gelombang Panas Ekstrem Ancam 44 Juta Warga AS Jelang Libur 4 Juli
Rabu / 01-07-2026, 17:30 WIB
Bristol NHS Trust Pertimbangkan Satukan Layanan Darurat ke Satu Rumah Sakit
Rabu / 01-07-2026, 17:29 WIB
Polisi Chicago Cari Pelaku Percobaan Penculikan Anak di Portage Park
Rabu / 01-07-2026, 17:29 WIB
Gelombang Panas Ancam 44 Juta Orang Jelang Libur 4 Juli
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Anna Dawson, Pemeran Violet di Keeping Up Appearances, Meninggal di Usia 88
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Pendapatan Turun 5,9%, Sennheiser Tetap Investasi Riset Rp 911 Miliar
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Driver Ojol Resmi Jadi Pelaku Usaha Mikro per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Casio Luncurkan Lima Jam Tangan Otomatis Edifice EFK-200
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Janet Jackson Beri Tribut untuk Michael Jackson dan Tupac Shakur di BET Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 17:25 WIB
Vario Evo 160 vs Lexi LX 155: Adu Skutik Dek Rata, Mana Lebih Unggul?
Rabu / 01-07-2026, 17:25 WIB
Registrasi SIM Card Wajib Pakai Biometrik Wajah Berlaku, Cek Caranya
Rabu / 01-07-2026, 17:25 WIB
Aplikasi yang Menguras Memori Ponsel Saya, Ternyata Ini Pelakunya
Rabu / 01-07-2026, 17:22 WIB
Meta Terapkan Biaya Berlangganan untuk Fitur Aksesibilitas Ray-Ban Meta
Rabu / 01-07-2026, 17:21 WIB






