Taylor Parker mengaku kepada penyidik bahwa temannya, Reagan Simmons-Hancock, berteriak memintanya untuk 'mengeluarkan bayinya' saat Parker melakukan operasi caesar darurat.

Rekaman interogasi yang diperoleh TMZ dari pengadilan Bowie County, Texas, menunjukkan versi Parker tentang peristiwa mengerikan itu.

>>> Golkar Panggil Anggota DPRD Terkait Dugaan Intimidasi Dokter Icha

Parker mengatakan ia hanya ingat memukul kepala Reagan dengan toples kaca sebelum akhirnya melakukan operasi caesar atas permintaan korban.

Menurut Parker, ia memberi tahu Reagan bahwa ia tidak tahu cara mengambil bayinya. Reagan hanya menjawab, 'Keluarkan dia dari tubuhku!'

setelah keduanya saling dorong.

>>> Ogah Keluarkan Dekrit Demi Piala Dunia, Presiden Kolombia Mundur Jadi Tuan Rumah

Parker mengaku memotong sekitar enam inci di perut Reagan, lalu mengklaim Reagan mengambil pisau bedah dan memotong lebih dalam sebelum mendorong 'kantong' yang keluar dari perutnya.

Parker menyebut putri Reagan yang berusia tiga tahun, Kynlee, hadir saat kejadian dan Reagan berteriak kepada putrinya selama prosedur tersebut.

Jaksa penuntut tidak terpengaruh oleh versi Parker. Mereka yakin Parker berpura-pura hamil, lalu memotong bayi Reagan dan mengaku sebagai miliknya.

>>> PDIP Tanggapi Isu Capres Harus Diusung 3 Partai Parlemen

Parker dihukum karena pembunuhan berat dan dijatuhi hukuman mati. Ia kini menunggu eksekusi sebagai wanita termuda di hukuman mati Texas.