Sebuah toko buku independen di downtown Apex, Alleyway Bookstore, mengumumkan penutupan setelah menghadapi kenaikan sewa sebesar 64 persen.

Pemilik toko, Jack Otepka, mengatakan bahwa kenaikan tersebut tidak berkelanjutan bagi bisnisnya, terutama dengan adanya proyek konstruksi di depan toko yang mengurangi jumlah pengunjung.

>>> Tebak Bintang Netflix dalam Galeri Foto Panas SZA

Kenaikan sewa ini merupakan bagian dari tren yang lebih luas di downtown Apex, di mana banyak pemilik properti menaikkan sewa untuk menutupi kenaikan pajak properti, asuransi, dan biaya pemeliharaan.

Dampak Konstruksi dan Pajak

Proyek streetscape yang bertujuan membuat downtown lebih ramah pejalan kaki justru menghambat akses ke toko-toko.

Jalan di depan Alleyway Bookstore berubah menjadi jalur kerikil, membuat pelanggan enggan berjalan di sisi tersebut.

Pada 10 Juni, dewan kota Apex menyetujui kenaikan pajak properti dari 35,6 sen menjadi 37,35 sen per $100 nilai aset.

Untuk bangunan yang disewa Alleyway, kenaikan ini setara dengan tambahan $500 per tahun.

Pemilik toko lain, Cynthia Mollenkopf dari Cocoon Gallery, juga khawatir dengan kenaikan sewa yang akan datang.

>>> Taylor Parker Klaim Korban Minta Bayinya Dikeluarkan

Ia mengatakan bahwa setelah dua tahun konstruksi yang menekan penjualan, kenaikan sewa datang di saat yang buruk.

Upaya Walikota dan Kekhawatiran Masa Depan

Walikota Apex, Jacques Gilbert, telah mengirim surat kepada para pemilik properti untuk mengajak mereka berdiskusi mencari solusi bersama.

Namun, belum ada hasil konkret dari pertemuan tersebut.

Otepka pesimis bahwa upaya walikota akan berhasil, karena tidak ada preseden pembatasan kenaikan sewa komersial.

Ia khawatir downtown Apex akan dipenuhi oleh rantai toko nasional yang mampu membayar sewa tinggi.

>>> Golkar Panggil Anggota DPRD Terkait Dugaan Intimidasi Dokter Icha

Para pemilik toko berharap masyarakat tetap mendukung bisnis lokal meskipun ada konstruksi, agar wajah downtown Apex tidak berubah menjadi dominasi jaringan toko besar.