Menjaga Rupiah Tetap Berdaulat di Perbatasan Indonesia-Malaysia
Di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, batas negara kadang terasa lebih tipis daripada sinyal telepon.
Ponsel Carsan, yang akrab disapa Asep Dea, tiba-tiba menangkap sinyal operator Malaysia saat ia melangkah menuju SDN 08 Risau tempatnya mengajar.
>>> Bek Jerman Nico Schlotterbeck Cedera, Nagelsmann Khawatir
Hal itu bukan aneh di kawasan perbatasan tersebut.
Siaran radio Malaysia terdengar lebih jernih, jaringan telepon negeri jiran kerap lebih kuat, bahkan sebagian kebutuhan sehari-hari warga berasal dari Sarawak.
Tak sedikit warga Jagoi Babang yang hampir setiap hari melintasi perbatasan untuk berdagang di Pasar Serikin, Sarawak, yang dikenal sebagai weekend market.
Di pasar itu, hasil bumi, sayur-mayur, buah-buahan, hingga kerajinan tangan dari wilayah perbatasan Indonesia dipasarkan kepada pembeli dari Malaysia, India, Brunei Darussalam, bahkan wisatawan mancanegara.
Bagi masyarakat Jagoi Babang, Malaysia bukan sekadar negara tetangga. Selama bertahun-tahun, negeri itu menjadi tempat berbelanja, menjual hasil kebun, hingga menukar mata uang.
Ringgit pun beredar cukup akrab di tangan warga dan berdampingan dengan rupiah dalam sejumlah aktivitas ekonomi. Sementara itu, akses terhadap layanan perbankan Indonesia tidak selalu mudah dijangkau.
Perubahan di Perbatasan
Perubahan demi perubahan yang kini terjadi di wilayah perbatasan itu disaksikan langsung oleh Asep Dea.
Ia bukan sekadar guru yang mengajar di Jagoi Babang, melainkan juga saksi hidup bagaimana masyarakat perbatasan menjalani keseharian di antara dua negara, sekaligus perlahan beradaptasi dengan kemajuan layanan keuangan Indonesia.
Asep telah mengabdikan dirinya di dunia pendidikan selama bertahun-tahun.
>>> Memahami Hukum Zina Ghairu Muhsan dalam Islam dan Sanksinya
Kariernya dimulai pada 2002 di SD Wirata 3, yang berada di kawasan Sentimok, Desa Kumba, wilayah perbatasan Kabupaten Sambas dengan Kecamatan Sajingan Besar.
Update Terbaru
Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Belum Masuk Kategori Penyiksaan Menurut Konvensi PBB
Rabu / 01-07-2026, 14:08 WIB
Ole Romeny Berpotensi Satu Tim dengan Justin Hubner di Fortuna Sittard
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Bek Timnas Indonesia Tim Geypens Dikabarkan Gabung Bali United
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Meksiko Belum Kebobolan, Rekor Apik Berlanjut di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Kapolri: 278 Ribu Situs Judi Online Diblokir, 1.164 Tersangka
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Penghasilan Pedagang Online Kena Pajak Mulai 1 Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Pemain RD Kongo Kenal Inggris, Bisa Jadi Petaka
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Acara Musik Korea Tak Lagi Hanya Soal K-Pop
Rabu / 01-07-2026, 14:05 WIB
Kelompok Katolik AS Membangkang Paus Leo XIV, Angkat Uskup Tanpa Restu
Rabu / 01-07-2026, 14:05 WIB
Joao Felix Yakin Portugal Kalahkan Kroasia di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:05 WIB
LeBron James Resmi Tinggalkan Los Angeles Lakers
Rabu / 01-07-2026, 14:01 WIB
Indeks Manufaktur Indonesia Turun ke 46,9 per Juni 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:01 WIB
Changan Akui Penjualan Masih 231 Unit, CEO: Bayi Baru Lahir Butuh Proses
Rabu / 01-07-2026, 14:00 WIB
Eks Panglima Militer Israel Gadi Eisenkot Resmi Maju Capres, Siap Tumbangkan Netanyahu
Rabu / 01-07-2026, 14:00 WIB






