Komdigi Perkuat Peran Global Lewat UNESCO IPDC
Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam menjaga integritas informasi dan meningkatkan keselamatan jurnalis di tengah derasnya industri kecerdasan buatan.
Hal ini disampaikan dalam The 70th Meeting of the Bureau of the Intergovernmental Council of UNESCO’s International Programme for the Development of Communication (IPDC) di Kantor Pusat UNESCO, Paris, Prancis.
>>> Menteri Bahlil Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLN Aman, Pemadaman karena Teknis
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya, menekankan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat memproduksi, mengonsumsi, dan mempercayai informasi.
"Karena itu, diperlukan kolaborasi global untuk memastikan transformasi digital berjalan seiring dengan perlindungan terhadap kualitas informasi publik," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu.
Indonesia hadir sebagai Wakil Ketua Grup IV IPDC dan berpartisipasi dalam pembahasan arah kebijakan pengembangan media global yang menghadapi disrupsi teknologi digital dan kecerdasan artifisial.
Forum yang dibuka oleh UNESCO Assistant Director-General for Communication and Information, Mariya Gabriel, serta dipimpin Chair IPDC Ambassador Kano Takehiro itu menyepakati langkah strategis untuk memperkuat keberlanjutan media, integritas informasi, jurnalisme lingkungan, dan pemanfaatan AI.
Sebanyak 48 proyek internasional untuk periode 2026-2027 disetujui untuk memperoleh pendanaan. Isu dampak AI terhadap jurnalisme ditetapkan sebagai salah satu agenda utama dalam Sidang Dewan IPDC mendatang.
>>> Aviliani Soroti Risiko Perlambatan Kredit Akibat Kenaikan BI Rate
Wakil Delegasi Tetap Republik Indonesia untuk UNESCO, Satrya Wibawa, menilai posisi Indonesia sebagai Wakil Ketua Grup IV memberikan peluang strategis untuk memperjuangkan kepentingan negara berkembang.
"Sebagai Wakil Ketua Grup IV IPDC, Indonesia dapat mendorong langkah-langkah praktis melalui penguatan koordinasi antarnegara anggota, identifikasi kebutuhan prioritas sektor media, peningkatan kapasitas jurnalis, serta memastikan isu keselamatan jurnalis, literasi media, dan transformasi digital menjadi bagian penting agenda kerja IPDC ke depan," katanya.
Update Terbaru
Gaya Sporty Luxe Olla Ramlan Dukung Tristan Molina di Hyrox Jakarta 2026
Rabu / 01-07-2026, 19:35 WIB
Plot Twist! Wanita Hadiri Baby Shower Simpanan Suaminya Sendiri
Rabu / 01-07-2026, 19:35 WIB
Mulai Agustus, Shopee cs Bakal Pungut Pajak Seller Online
Rabu / 01-07-2026, 19:35 WIB
Deepal S05 Masih CBU dari Thailand, Ini Penjelasan Changan
Rabu / 01-07-2026, 19:35 WIB
Rockstar Bersedia Temui Perwakilan Serikat Pekerja Usai Tuntutan Pengakuan dari Developer GTA 6
Rabu / 01-07-2026, 19:29 WIB
Kritik Pedas Internal Pragmata: Developer Dianggap 'Tidak Kompeten' dalam Level Design
Rabu / 01-07-2026, 19:29 WIB
Leon Marchand Mundur dari Kejuaraan Renang Prancis karena Cedera
Rabu / 01-07-2026, 19:28 WIB
Hubert Hurkacz Tantang Sebastian Ofner di Babak Kedua Wimbledon 2026
Rabu / 01-07-2026, 19:28 WIB
Jamison dan Kennedy Wilson Ubah WTC Los Angeles Jadi 512 Unit Hunian Terjangkau
Rabu / 01-07-2026, 19:28 WIB
Polisi Tangkap Saudara Bintang NFL Calais Campbell atas Pembunuhan Ibu
Rabu / 01-07-2026, 19:28 WIB
Niger Berlakukan KUHP Ketat dan Resmi Keluar dari ICC
Rabu / 01-07-2026, 19:25 WIB
Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 19:25 WIB
RUPST J Trust Bank Setujui Perubahan Direksi, Fokus Perkuat Tata Kelola
Rabu / 01-07-2026, 19:25 WIB
Fitur Tersembunyi Pixel Ini Bikin Saya Hapus Aplikasi Audio Pihak Ketiga
Rabu / 01-07-2026, 19:21 WIB






