40% Gen Z Ditemani Orang Tua Saat Interview Kerja dan Nego Gaji
Fenomena ini sering dianggap sebagai bentuk overprotective parenting.
Penyebab di Balik Fenomena Ini
Kondisi yang melatarbelakangi fenomena ini ternyata lebih kompleks. Gen Z masuk ke dunia kerja di tengah perubahan besar akibat pandemi COVID-19 yang menciptakan sejumlah tantangan.
Pertama, keterbatasan jaringan profesional. Jika generasi sebelumnya bisa memiliki puluhan koneksi kerja, rata-rata Gen Z hanya memiliki sekitar 16 koneksi.
Pembelajaran jarak jauh dan magang online membuat mereka kehilangan pengalaman interaksi langsung.
Kedua, faktor isolasi. Banyak Gen Z menghabiskan masa pembentukan karakter di depan layar.
Akibatnya, situasi seperti negosiasi tatap muka terasa asing dan menegangkan.
>>> Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Jonathan David Cetak Hattrick
Ketiga, faktor budaya. Di sejumlah negara seperti India, keterlibatan keluarga dalam keputusan besar termasuk karier adalah hal yang wajar.
Pola ini kini mulai merambah ke dinamika kerja global.
Di satu sisi, keterlibatan orang tua bisa dianggap sebagai bentuk dukungan. Namun di sisi lain, hal ini juga memunculkan kekhawatiran.
Sejumlah perekrut menilai kehadiran orang tua dalam proses rekrutmen bisa menjadi 'red flag'.
Kandidat dinilai belum siap menghadapi tantangan profesional secara mandiri, seperti menangani klien sulit atau mengambil keputusan penting.
Risiko jangka panjangnya adalah terhambatnya perkembangan karier. Tanpa pengalaman menghadapi situasi sulit secara langsung, kemampuan kepemimpinan dan kepercayaan diri bisa tidak terbentuk optimal.
Namun, tidak semua perusahaan melihat ini sebagai masalah besar.
Beberapa startup modern dengan budaya kerja kolaboratif cenderung lebih fleksibel, selama kandidat tetap mampu menunjukkan kinerja yang baik.
Ketimbang membawa orang tua ke ruang interview, Gen Z juga kini banyak yang mulai beralih ke teknologi sebagai pendamping.
Update Terbaru
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






