Mencari pekerjaan di tengah persaingan ketat membuat sebagian Gen Z tidak ragu melibatkan orang tua.

Sebuah survei terbaru mengungkapkan bahwa orang tua tidak hanya memberi dukungan moral, tetapi juga turun langsung dalam proses rekrutmen.

>>> BEI Ingatkan Investor Jangan Sekadar Ikut Tren, FOMO Hambat Pendalaman Pasar

Laporan dari Zety, platform pembuatan CV, menunjukkan bahwa 15 persen responden Gen Z ditemani orang tua saat wawancara kerja tatap muka.

Angka ini menjadi bagian dari tren keterlibatan orang tua yang lebih luas dalam karier anak.

Keterlibatan Orang Tua dalam Karier Gen Z

Survei yang dilakukan pada 26 Januari 2026 menggunakan Pollfish ini mengumpulkan 1.001 tanggapan dari pekerja berusia 18-27 tahun di Amerika Serikat.

Komposisi responden terdiri dari 66 persen perempuan, 33 persen laki-laki, dan 1 persen non-biner.

Pada tahap lamaran, 44 persen responden mengaku orang tua membantu membuat atau menyunting CV. Bahkan, 21 persen dibantu menghubungi calon pemberi kerja.

Saat wawancara, 5 persen responden mengatakan orang tua ikut serta dalam interview online, sementara 15 persen ditemani saat tatap muka.

Sisanya menjalani wawancara sendiri.

Dalam negosiasi gaji dan tunjangan, 10 persen responden mengakui orang tua bernegosiasi langsung, 18 persen hanya memberi nasihat, dan 72 persen tidak dibantu.

>>> DEN Minta Persetujuan Blending Batu Bara Tak Hambat Pasokan PLTU

Di luar proses rekrutmen, 67 persen responden mendapat nasihat rutin dari orang tua terkait keputusan karier. Sebanyak 56 persen pernah dikunjungi orang tua di tempat kerja.

Meski banyak yang dibantu, 55 persen responden merasa malu atau kesal jika orang tua menghubungi atasan tanpa sepengetahuan mereka.