Bakamla Siap Bangun Stasiun Pemantauan Maritim di DIY
Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksamana Madya TNI Irvansyah menyatakan kesiapan membangun stasiun pemantauan maritim di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pernyataan itu disampaikan usai audiensi dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan Yogyakarta, Kamis.
>>> Lenovo: Guru Kunci Arahkan Siswa Gunakan AI secara Bertanggung Jawab
Stasiun tersebut akan dilengkapi teknologi radar 'over the horizon' dan terintegrasi langsung dengan empat Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) milik Bakamla.
Pembangunan stasiun ini merupakan bagian dari program National Maritime Security System (NMSS) yang mencakup 35 stasiun pemantauan di berbagai wilayah Indonesia.
Seluruh stasiun nantinya akan terhubung dengan sistem komando Bakamla dan terintegrasi dengan instansi yang memiliki kewenangan di bidang kelautan.
"Nanti puskodal kita juga akan mengintegrasikan seluruh instansi yang punya kewenangan di laut.
Semua yang berhubungan dengan laut kita integrasikan sehingga pertukaran informasi lebih cepat dan berlangsung secara waktu nyata," ujar Irvansyah.
Selain memperkuat pengawasan, Bakamla berencana memberdayakan masyarakat setempat sebagai pengawak stasiun.
Menurut Irvansyah, keterlibatan warga lokal diharapkan mendukung operasional stasiun secara berkelanjutan.
>>> Airlangga: Prabowo Tekankan Peran Himbara Dorong Perekonomian Nasional
Ia menilai posisi strategis DIY di Pulau Jawa menjadikan kawasan laut selatan penting untuk diawasi guna mendukung keamanan maritim nasional.
Pembangunan stasiun juga menjadi langkah mitigasi terhadap potensi ancaman keamanan di perairan selatan pada masa mendatang.
"Kita mulai meletakkan fondasi untuk pembangunan ke depan dan bekerja sama dengan pemerintah setempat sekaligus memberdayakan masyarakat di sekitarnya," kata Irvansyah.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut baik rencana tersebut karena dinilai penting untuk pengawasan kawasan laut selatan.
Namun, pembahasan mengenai kebutuhan teknis dan dukungan yang diperlukan belum dilakukan secara rinci.
"Kalau saya tidak keberatan, karena bagi saya itu juga penting untuk berada di selatan.
>>> 5 Rekomendasi Smart TV Murah di Bawah Rp2 Jutaan
Nanti akan dilihat kebutuhan yang diperlukan, tetapi kami belum membahas sampai ke tahap itu," katanya.
Update Terbaru
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Roy Suryo Bantah Hubungan dengan Dokter Tifa Retak
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






