Iran Tetapkan Masa Berkabung Nasional 40 Hari Pasca Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei
Iran resmi memasuki masa duka nasional setelah kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dikonfirmasi oleh media negara.
Tokoh yang telah memerintah selama 37 tahun itu wafat akibat serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026.
>>> Adu Spesifikasi OPPO Reno15 5G dan Vivo V70 5G Kelas Mid Range Premium
Pemerintah Iran langsung menetapkan hari berkabung nasional selama 40 hari.
Selain itu, libur kerja publik diberlakukan selama 7 hari sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas statusnya sebagai martir atau syahid.
Masa berkabung resmi di Iran merupakan periode khusus untuk menghormati kepergian figur krusial negara. Prosesi ini umumnya ditujukan bagi Pemimpin Tertinggi, presiden, atau tokoh agama besar.
Mayoritas masyarakat Iran menganut Islam Syiah Twelver, sehingga tradisi duka cita sangat dipengaruhi ajaran agama dan kebudayaan Persia.
Periode ini diisi dengan doa, prosesi massal, dan penghormatan kolektif di berbagai wilayah.
Durasi 40 hari memiliki makna simbolis kuat dalam tradisi setempat dan dikenal dengan istilah Chehelom atau Arba'een.
Hari ke-40 menjadi tanda berakhirnya masa berkabung intensif sebelum masyarakat kembali beraktivitas normal.
Pada ritual puncak hari ke-40, warga biasanya melakukan ziarah kubur, pembacaan Al-Qur'an, doa bersama, hingga makan bersama.
Acara duka berskala besar juga digelar di ibu kota Teheran serta kota-kota utama lain seperti Mashhad.
>>> Warren Buffett Ungkap Risiko Besar Investasi Saham Murah
Aturan dan Pembatasan Selama Masa Duka
Pemerintah Iran menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang di seluruh negeri selama masa berkabung. Seluruh kegiatan hiburan dibatasi secara ketat, sementara masyarakat mulai memadati jalanan untuk menggelar prosesi duka.
Banyak warga membawa foto mendiang pemimpin mereka sembari berdoa dan menangis di ruang publik. Peringatan panjang ini menjadi simbol kesetiaan sekaligus solidaritas umat terhadap pemimpin yang dihormati.
Update Terbaru
Cuktech Power Bank 600 Meluncur dengan Daya 600W, Bisa Nyalakan Ketel dan Bor
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB
9 Merek Skincare Organik Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB
North West Pamer Tindikan Bibir di Paris Fashion Week
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB
Harga BBM Non Subsidi Turun, Pertamax Tetap Rp16.250 per Liter
Rabu / 01-07-2026, 11:14 WIB
Insentif EV Molor Lagi, Pemerintah Lebih Fokus Mobil Nasional
Rabu / 01-07-2026, 11:14 WIB
Film Obsession Tawarkan Teror Cinta Berujung Maut, Ini Sinopsis Horor Psikologis yang Viral di X
Rabu / 01-07-2026, 11:08 WIB
Teori Penggemar: Cyberpunk: Edgerunners Season 2 Bisa Berdarah di Awal
Rabu / 01-07-2026, 11:05 WIB
Badai Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia, Wartawan Senior Pensiun
Rabu / 01-07-2026, 11:05 WIB
Suami Sarah Gibson Kerja Apa? Diska Resha Putra Ternyata Pengusaha dan Pernah Jadi Manajer Klub Sepak Bola
Rabu / 01-07-2026, 11:02 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 2 - 5 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:02 WIB
Mesin Pinball Lego Fungsional Jadi Set Terbaik Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:01 WIB
Yordan Alvarez Pukul Grand Slam, Astros Kalahkan Twins 6-4
Rabu / 01-07-2026, 11:01 WIB
Suporter Meksiko Teriakkan Nyanyian Homofobik ke Kiper Ekuador
Rabu / 01-07-2026, 11:00 WIB






