China Operasikan Pusat Data Bawah Laut Bertenaga Angin Pertama di Dunia
Faktor-faktor tersebut diungkapkan oleh peneliti dari Hong Kong Polytechnic University, Hanjiang Dong.
Pemerintah China saat ini menempatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai pilar utama strategi ekonomi dan teknologi mereka.
Rencana aksi AI nasional yang dirilis pada 2025 menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur pusat data untuk mendukung model AI generatif.
Otoritas setempat juga menargetkan peningkatan signifikan dalam pasokan energi bersih untuk infrastruktur AI. Target pemenuhan energi ramah lingkungan ini dipatok harus tercapai sebelum tahun 2030.
Alasan Pemilihan Lokasi di Bawah Laut
Faktor efisiensi energi menjadi alasan utama penempatan server di dalam laut.
Pada fasilitas konvensional di darat, sekitar 25 hingga 40 persen daya listrik habis hanya untuk mengoperasikan sistem pendingin server.
Suhu air laut yang dingin membantu menyerap panas server secara alami sehingga memangkas penggunaan alat pendingin mekanis.
Mekanisme ini diklaim mampu menghemat konsumsi listrik lebih dari 20 persen dibandingkan fasilitas serupa di daratan.
Sistem ini juga memberikan solusi atas tingginya konsumsi air tawar pada pusat data modern. Kebutuhan air bersih untuk industri AI diproyeksikan terus melonjak tajam dalam beberapa tahun mendatang.
Lembaga United Nations University Institute for Water, Environment and Health (UNU-INWEH) memproyeksikan konsumsi air global untuk pusat data.
>>> Hajime Moriyasu Coret Wataru Endo dari Skuad Piala Dunia
Jumlah pemakaian air tawar tersebut diperkirakan bisa menyentuh angka 9,3 triliun liter pada tahun 2030.
Update Terbaru
CEO Ancam Pecat Karyawan yang Kirim Email Hasil AI Tanpa Edit
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Keterbatasan Anggaran Picu Kreativitas: Penampilan Karakter Cyberpunk 2077 Jadi Bagian Cerita
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Sony Hentikan Produksi Disk Fisik pada 2028, Ironi Janji 'Keep It Forever'
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
HIDIVE Rilis Dub Inggris untuk The World Is Dancing, The Forsaken Saintess, dan Film The Dangers in My Heart
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Remow's 'It's Anime' Tayangkan My Stepmother and Stepsisters Aren't Wicked di YouTube
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Krejcikova Singkirkan Andreeva di Wimbledon, Djokovic Hadapi Tsitsipas
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Bruins Rekrut Clifton dan Harris untuk Perkuat Lini Pertahanan
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Jett Harrison, Adik Marvin Harrison Jr., Resmi Bergabung dengan Ohio State
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Piala Dunia 2026 Catat Rekor Penonton Berkat Suporter AS
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Hakim Persingkat Waktu Tanggapan Trump dalam Kasus Carroll
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
AS Tangkap Mantan Pejabat Kuba Carlos Antonio Lloga Dominguez
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Boston Bruins Perkuat Lini Pertahanan dengan Clifton dan Harris
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Panduan Konversi BBM ke Gas untuk Kendaraan: Hemat 50-70% Biaya Bahan Bakar
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
BPS: Inflasi April 2026 Melandai ke 0,13%, Neraca Dagang Surplus USD 3,53 Miliar
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB






