Presiden FIFA Gianni Infantino Tuai Kecaman Politisi Italia
Presiden FIFA Gianni Infantino menuai kecaman keras dari para politisi Italia. Pernyataannya dinilai mengejek kegagalan Timnas Italia menembus putaran final Piala Dunia 2026.
Komentar kontroversial itu disampaikan Infantino saat diwawancarai CazéTV melalui Corriere dello Sport. Hubungan sang presiden dengan negara asalnya kini memanas.
>>> PT Bukit Asam Tbk Bagikan Dividen Tunai Rp1,31 Triliun
Langkah Timnas Italia terhenti setelah kalah adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina pada laga final play-off kualifikasi zona Eropa, 31 Maret 2026.
Ini menjadi kegagalan ketiga beruntun Italia untuk tampil di Piala Dunia, yang memicu mundurnya Gennaro Gattuso dari kursi pelatih kepala.
Infantino mengungkapkan bahwa FIFA tengah mengkaji opsi perluasan jumlah kontestan turnamen di masa mendatang.
"Kami sudah mengevaluasi kemungkinan untuk memperluas turnamen menjadi 64 tim agar melibatkan lebih banyak tim dari seluruh dunia," ujar Infantino.
Rencana penambahan kuota negara peserta telah masuk dalam pembahasan internal pengurus pusat.
"Masalah itu telah diajukan ke dewan FIFA, tetapi sementara itu, mari kita nikmati edisi pertama ini dengan 48 tim," kata Infantino.
Ia kemudian berseloroh mengenai peluang keikutsertaan Italia jika jumlah tim peserta ditambah secara masif.
"Mungkin Italia bisa lolos dengan 64 tim, atau kita bahkan bisa menambahnya menjadi 208 tim untuk memastikan mereka berpartisipasi," canda Infantino.
Sindiran tersebut langsung direspons negatif oleh anggota parlemen Italia dari Movimento 5 Stelle, Gaetano Amato. Ia menganggap pernyataan itu tidak pantas diucapkan oleh seorang pemimpin tertinggi FIFA.
>>> Danantara Pangkas Jumlah BUMN dari 1.000 Jadi 200 untuk Efisiensi
"Apakah Gianni Infantino mengira dia sedang bercanda tentang Italia yang tidak lolos ke Piala Dunia?
Update Terbaru
Inggris Investasi Rp 7,2 Triliun untuk Gantikan Jet Red Arrows yang Menua
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
Hasil Piala Dunia: Meksiko Kalahkan Ekuador 2-0, Lolos ke 16 Besar
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
Bupati Bangkalan Minta Kematian Sekdin di Bandara Juanda Diusut Tuntas
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
KPK: Ketum Pemuda Pancasila Diduga Kuasai Aset Hasil Korupsi Rita Widyasari
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Daftar 7 Tim Negara Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Prabowo Klaim Dapur MBG Polri Terbaik, Netizen: Kamu Diketawain Negara Lain
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Giorgio Antonio Minta Netizen Hentikan Hujatan terhadap Sarwendah, Siap Jadi Sasaran Kritik
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Pemadaman Listrik Ikut Tekan Kinerja Industri Manufaktur pada Juni 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Google Uji Coba Gmail Live untuk Android dan iOS, Ini Fungsinya
Rabu / 01-07-2026, 11:55 WIB
Warga 16 Negara Ini Bisa Masuk Indonesia Tanpa Visa, Termasuk Kamboja
Rabu / 01-07-2026, 11:55 WIB
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun, Hotman Paris: Saya Sudah Peringatkan
Rabu / 01-07-2026, 11:55 WIB
Inggris Tutup 20 Hotel Suaka Lagi, Alihkan Migran ke Fasilitas Bekas Militer
Rabu / 01-07-2026, 11:50 WIB
Mbappe Samai Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026, Haaland Mengintai
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB






