TSMC Kembangkan Teknologi CoPoS untuk Pangkas Biaya Produksi Chip AI
Persaingan di industri kecerdasan buatan tidak hanya soal kecepatan pemrosesan. Aspek pengemasan komponen kini menjadi faktor penting untuk menekan biaya dan menjaga efisiensi perangkat keras.
TSMC, raksasa semikonduktor asal Taiwan, tengah menyiapkan teknologi pengemasan generasi terbaru bernama Chip-on-Panel-on-Structure atau CoPoS. Inovasi ini menggunakan material kaca sebagai komponen utama.
>>> Cara Mudah Mengaktifkan BPJS Kesehatan yang Tidak Aktif Secara Online
Material kaca berfungsi sebagai pembawa sementara sekaligus bagian dari substrat akhir. Struktur akhir komponen ini akan memiliki tiga lapis yang menyerupai sandwich.
Pengembangan CoPoS bertujuan memangkas ongkos manufaktur dan mendongkrak performa prosesor. TSMC menargetkan produksi massal teknologi ini dapat berjalan pada akhir 2028.
Fokus awal pemanfaatan CoPoS akan diarahkan pada segmen chip AI dan komputasi berkinerja tinggi. Sektor High Performance Computing saat ini mengalami pertumbuhan permintaan yang sangat agresif.
NVIDIA dikabarkan telah menjadi pelanggan pertama yang mengamankan teknologi pengemasan baru ini. Perusahaan tersebut akan menerapkannya pada lini produk chip AI masa depan dengan nama sandi Feynman.
>>> Jennifer Coppen Resmi Menikahi Justin Hubner di Uluwatu, Bali
Dampak Besar bagi Industri Perangkat Keras AI
Keberhasilan implementasi CoPoS diprediksi membawa pengaruh signifikan bagi ekosistem kecerdasan buatan. Industri global terus membutuhkan pasokan komponen pemrosesan yang lebih besar, cepat, dan efisien.
Langkah strategis ini juga berpotensi memperlebar jarak keunggulan TSMC dari para kompetitornya.
Perusahaan asal Taiwan tersebut memimpin di sisi pengemasan saat produsen lain masih berfokus pada fabrikasi ukuran transistor.
>>> Saham SpaceX Melonjak 19%, Valuasi Tembus Rp 2.100 Triliun
Masa depan performa prosesor modern tidak lagi hanya bertumpu pada pengecilan ukuran transistor. Metode pengemasan komponen menjadi penentu baru, dan TSMC berupaya menguasai kedua lini krusial tersebut.
Update Terbaru
Beasiswa MAUNG 2026 Depok: Kuota 200, Bantuan UKT hingga Lulus
Sabtu / 04-07-2026, 17:47 WIB
Serikat Buruh Marah: 1.000 Pekerja Pabrik Digantikan 50 Robot
Sabtu / 04-07-2026, 17:42 WIB
Futuris dan Sejarawan Uji Ketahanan Amerika di Usia 250 Tahun
Sabtu / 04-07-2026, 17:42 WIB
Trump Accounts Resmi Diluncurkan, Tawarkan Tabungan Anak dengan Dana Awal Rp16 Juta
Sabtu / 04-07-2026, 17:42 WIB
Cara Investasi Saham Amerika Serikat untuk Pemula Langkah demi Langkah 2026
Sabtu / 04-07-2026, 17:39 WIB
Perbedaan Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo: Mana yang Tepat untuk Mobil Anda?
Sabtu / 04-07-2026, 17:39 WIB
Saya Mengubah Ponsel Android Setelah Menemukan Manajer File yang Menghemat Waktu
Sabtu / 04-07-2026, 17:39 WIB
Hugh Grant dan Anna Eberstein Hadiri Resepsi Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce di New York
Sabtu / 04-07-2026, 17:34 WIB
Apa Itu ByteDance? Perusahaan Induk TikTok yang Dikaitkan dengan Isu PHK Karyawan Tokopedia
Sabtu / 04-07-2026, 17:30 WIB
Pelatih Cape Verde Bangga Meski Gagal Kalahkan Argentina di Piala Dunia
Sabtu / 04-07-2026, 17:27 WIB
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate hingga 5 Juli
Sabtu / 04-07-2026, 17:27 WIB
KNEKS Dukung Rencana Sumbar Terbitkan Sukuk Daerah
Sabtu / 04-07-2026, 17:22 WIB
Petani Merauke Keluhkan Solar, Mentan Amran Langsung Telepon Pertamina
Sabtu / 04-07-2026, 17:22 WIB
Dua Pelanggaran Keras, Romero Bersih Kartu di Argentina vs Cape Verde
Sabtu / 04-07-2026, 17:22 WIB







