Ibu Hamil Alami Plasenta Akreta pada Kehamilan Kedua, Ini Kisahnya
Seorang ibu bernama Lauren Farrelly mengalami gangguan kesehatan serius pada kehamilan keduanya. Kondisi tersebut baru disadari saat kandungannya sudah memasuki trimester ketiga.
Padahal, kehamilan anak pertamanya yang bernama Nico berjalan lancar. Proses kelahiran sang anak terdahulu juga sama sekali tidak mengalami komplikasi kehamilan.
>>> Startup Antariksa China Siapkan IPO, Optimisme Pasar Modal Meningkat
Dikutip dari HaiBunda, Lauren Farrelly didiagnosis mengalami kondisi langka bernama plasenta akreta saat usia kehamilan menginjak 31 minggu.
Merujuk data Mayo Clinic, komplikasi ini terjadi akibat plasenta tumbuh terlalu dalam pada dinding rahim dan memicu kehilangan darah parah pascamelahirkan.
Kisah ini menjadi pengingat penting bahwa setiap proses kehamilan dapat berjalan berbeda. Risiko gangguan tetap ada meskipun sang ibu tidak memiliki riwayat komplikasi pada persalinan sebelumnya.
Lauren Farrelly tidak merasakan gejala mencurigakan pada awal kehamilan keduanya. Hasil pemeriksaan medis rutin yang ia jalani juga tidak menunjukkan adanya masalah berarti.
Perkembangan janin terpantau baik dan kondisi kesehatan Lauren selaku ibu tetap stabil seperti kehamilan pertama.
Namun, dokter mulai melihat indikasi kelainan posisi dan penempelan plasenta ketika memasuki trimester ketiga.
"Itu sangat traumatis karena suatu hari saya sedang bekerja dan semuanya baik-baik saja, dan kemudian keesokan harinya kami sedang mengemasi barang-barang kami dan kami pindah ke Southampton," kata Lauren.
Saat melahirkan anak pertamanya, putri Thea, Lauren menjalani persalinan sesar tanpa komplikasi.
Namun saat melahirkan Nico, ia bersalin lima minggu lebih awal dan harus menjalani operasi selama 8 jam di Rumah Sakit Southampton di Inggris.
Mekanisme Gangguan pada Plasenta
Plasenta merupakan organ sementara di dalam rahim yang berfungsi menyalurkan oksigen serta nutrisi dari ibu ke janin.
Update Terbaru
Wamendagri Dorong Optimalisasi Tata Kelola Dana Otsus Papua Lewat 5T
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Malaysia Turunkan Harga BBM Non-Subsidi, RON97 Jadi RM4 per Liter
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Hong Myung-bo Ditolak Restoran hingga Kena Ancaman Pembunuhan usai Korsel Tersingkir
Rabu / 01-07-2026, 20:20 WIB
Bupati Kuansing Minta 'Mahar' Land Cruiser Rp2 M untuk Jabatan Sekda
Rabu / 01-07-2026, 20:20 WIB
KPK Temukan Land Cruiser yang Diduga Jadi 'Mahar' Jabatan Sekda Kuansing
Rabu / 01-07-2026, 20:20 WIB
Mohamed Salah Cedera, Lini Pertahanan Australia Ogah Lengah di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:15 WIB
Baek Ji Young Buka Suara soal Tuntut Balik Komentar Jahat
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB
VW Dikabarkan Kembali Pertimbangkan Jual Lamborghini dan Ducati
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB
BPOM Temukan Obat Palsu Codrela dan Trivam Fliege, Mengandung Bahan Keras
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB
Hasil Wimbledon 2026: Janice Tjen Tersingkir di Babak 64 Besar
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB
All-New Lexus ES Siap Hadir di Indonesia dengan Varian Listrik Murni
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB
Amran Klaim Hilirisasi Sawit Dkk Bisa Hasilkan Setara 10 Tahun APBN
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB
Shopee Luncurkan Belanja Instant 1 Jam Tiba untuk Kebutuhan Harian
Rabu / 01-07-2026, 20:10 WIB
OJK Dorong Pembiayaan Pertanian Lewat Program SEJAGAT di Tapanuli Utara
Rabu / 01-07-2026, 20:10 WIB






