Kanada Ajukan RUU Larang Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Medsos
Pemerintah Kanada resmi mengajukan rancangan undang-undang Safe Social Media Act pada Jumat (12/6/2026). RUU ini melarang anak-anak berusia di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial.
Menteri Identitas dan Kebudayaan Kanada, Marc Miller, memperkenalkan langsung regulasi baru tersebut. Langkah ini mengikuti jejak Australia, Indonesia, dan Malaysia dalam membatasi akses remaja ke platform digital.
>>> Skotlandia Siap Hadapi Brasil di Piala Dunia 2026
Kewajiban Perusahaan Teknologi
Regulasi membebankan kewajiban bagi perusahaan teknologi untuk merancang layanan yang aman. Platform harus menghapus konten deepfake berbahaya dan menyediakan mekanisme pelaporan serta fitur pemblokiran.
Platform digital juga diharuskan memberi label pada konten yang diproduksi oleh kecerdasan buatan (AI).
Kebijakan ini membedakan antara media sosial dan layanan chatbot AI yang tidak langsung dikenakan pembatasan usia serupa.
>>> Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION untuk Rayakan Satu Dekade Seri Premium
Miller menjelaskan bahwa chatbot belum diteliti sedalam dampak buruk platform media sosial. "Chatbot juga tidak memiliki peran sosial yang sama," katanya.
Meski begitu, perusahaan pengembang AI tetap wajib memitigasi risiko konten berbahaya. Mereka juga harus menyiapkan langkah darurat penanganan krisis.
Pengawasan oleh Komisi Baru
Detail kewajiban operasional platform akan dirumuskan oleh lembaga regulator baru bernama Digital Safety Commission of Canada. Komisi ini memegang otoritas penuh untuk mengawasi dan menegakkan regulasi.
>>> PT Idea Indonesia Akademi Tbk Raih Laba Bersih Rp2,77 Miliar pada 2025
Lembaga independen tersebut juga berwenang memberikan pengecualian bagi platform media sosial yang terbukti memiliki sistem proteksi memadai bagi keselamatan anak-anak.
Update Terbaru
Jokowi Tolak Tunjukkan Ijazah ke Publik, Kuasa Hukum Buka Suara
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Kejagung Serahkan Berkas Oknum TNI Aktif ke Jaksa Militer Terkait Korupsi Motor Listrik Rp1 Triliun
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Prabowo Akui Bali Dilirik Jadi Pusat Finansial Internasional
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Modus Monopoli Ompreng MBG, Seret Jenderal Polisi Aktif
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Roy Suryo Hadiri Sidang dr Tifa Sebelum Praperadilan: Itu Sangat Menguntungkan
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Jokowi Klaim Tak Wajib Tunjukkan Ijazah Asli ke Publik, Dilindungi UU
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Oppo Enco Air 5 Resmi Meluncur di India dengan ANC 52dB dan Baterai 54 Jam
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Sutradara Ghost in the Shell Pastikan Tidak Ada GenAI dalam Remake
Jumat / 03-07-2026, 01:43 WIB
Masalah di Balik Perangkat AI Rahasia SpaceX
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Meta Ketergantungan pada AI Google, Zuckerberg Dipermalukan
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Kingdom Come: Deliverance Board Game Hadir Musim Gugur 2026, Kental dengan Elemen RPG
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Jennifer Holland Ungkap Alasan James Gunn Sering Rekrut Teman di Filmnya
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Jennifer Holland Ungkap Alasan James Gunn Sering Rekrut Teman di Filmnya
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Capcom Majukan Rilis Onimusha: Way of the Sword ke September 2026
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB






