Wali Kota Solo Kawal Kirab Malam 1 Suro di Tengah Dinamika Keraton
Wali Kota Solo Respati Ardi menghadapi tantangan besar dalam mengawal kelancaran Kirab Malam 1 Suro. Tradisi tahunan ini digelar oleh dua kubu di internal Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Dua pihak di keraton, yakni PB XIV Purbaya dan PB XIV Mangkubumi, tercatat belum akur. Keduanya berencana menggelar acara pada waktu yang sama.
>>> Wali Kota Solo Diminta Mediasi Konflik Internal Keraton Jelang Kirab 1 Suro
Pelaksana Pelestari, Pengembangan, dan Pemanfaatan Keraton Solo, KPH Panembahan Agung Tedjowulan, berharap Wali Kota Solo dapat bertindak sebagai penengah.
Menanggapi situasi tersebut, Respati Ardi menegaskan bahwa Pemerintah Kota Solo berada dalam posisi netral. Prioritas utama adalah memastikan seluruh rangkaian adat berjalan tertib dan aman.
"Bagi kami, yang utama adalah bagaimana tradisi 1 Suro tetap berlangsung khidmat, aman, dan tertib.
Kami menghormati dinamika yang ada di internal Keraton Kasunanan," kata Respati dalam siaran pers.
Pemerintah Kota Solo telah menjalin koordinasi intensif dengan TNI dan Polri demi menjamin keamanan acara.
Agenda kebudayaan ini diharapkan menjadi momentum refleksi diri dan menggerakkan perekonomian daerah melalui pariwisata.
"Semoga acara ini lancar. Saya berharap seluruh pihak dan masyarakat ikut mendukung kelancaran Kirab 1 Suro.
>>> Ulama Berbeda Pandangan soal Penggunaan Gelar Haji dan Hajjah
Semoga dari kesakralan ini, kita mendapatkan manfaat langsung dan menjadi ruang refleksi diri," ujar dia.
Tedjowulan meminta Respati Ardi memfasilitasi pertemuan bersama dua kubu keraton. Pertemuan direncanakan pada Sabtu (13/6) atau Minggu (14/6) di Kantor Wali Kota.
"Sudah banyak masukan dan analisa, sehingga diambil kesimpulan bahwa tanggal 13 Juni atau 14 Juni nanti, supaya Pak Wali mengundang kita semuanya," kata Tedjowulan saat ditemui di Keraton Solo.
Tedjowulan menyerahkan penyelesaian teknis pelaksanaan kirab pusaka kepada Wali Kota Solo. Langkah koordinasi ini penting untuk menyelaraskan hubungan antara keraton dan pemerintah.
"Hanya sekarang masih ada yang perlu diselesaikan terkait tegak lurus antara Keraton, Pemda Tingkat 1, Tingkat 2, sampai Kementerian.
Itu mesti dirembuk agar hasilnya baik, supaya Kota Solo toto tentrem kerto raharjo," ujar dia.
Bagi Keraton Solo, Malam 1 Suro merupakan momen sakral pergantian tahun dalam kalender Jawa.
>>> Lonjakan Harga Batubara Domestik Tekan Industri Semen Swasta
Prosesi ini identik dengan tradisi tapa bisu, di mana peserta berjalan tanpa berbicara sebagai simbol introspeksi diri dan doa keselamatan.
Update Terbaru
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Roy Suryo Bantah Hubungan dengan Dokter Tifa Retak
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






