OJK Godok Aturan Tokenisasi Aset Nyata Komoditas Emas Nasional
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menggodok regulasi terkait tokenisasi aset nyata atau real world asset (RWA) untuk komoditas nasional seperti emas.
Kebijakan dalam bentuk Peraturan OJK (POJK) tersebut diproyeksikan terbit paling lambat pada kuartal ketiga tahun 2026.
>>> Hormon GDF15 Berpotensi Menurunkan Keinginan Mengonsumsi Alkohol
Langkah ini bertujuan mempercepat pengembangan ekosistem aset keuangan digital di Indonesia.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menyatakan proses penyusunan payung hukum untuk penerbitan aset riil sedang berjalan.
"POJK terkait aset keuangan digitalisasi yang menjadi payung hukum proses penerbitan real aset ini sedang dalam proses role-making-role yang diharapkan bisa rampung dalam paling lambat kuartal ke-III tahun ini," ungkap Adi Budiarso.
Uji coba tokenisasi emas lokal dalam regulatory sandbox OJK telah membukukan nilai transaksi mencapai sekitar Rp 8 miliar, termasuk pengujian untuk proses penukaran kembali atau redemption token.
Selain regulasi RWA, OJK bersama para pemangku kepentingan termasuk Bank Indonesia juga mengeksplorasi pengembangan stablecoin domestik berbasis cadangan rupiah melalui mekanisme regulatory sandbox.
Adi menambahkan bahwa pengembangan stablecoin domestik harus tetap memperhatikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku serta memastikan interoperabilitas dan koeksistensi dengan proyek rupiah digital atau Central Bank Digital Currency (CBDC) yang sedang dikembangkan Bank Indonesia.
Sambutan Positif Pelaku Pasar
Langkah regulator ini mendapat sambutan positif dari para pelaku Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), salah satunya Tokocrypto.
CEO Tokocrypto Calvin Kizana menilai RWA berpotensi menjadi katalis pertumbuhan ekonomi digital nasional karena relevan dengan kekayaan komoditas bernilai tinggi di dalam negeri.
>>> Timnas Indonesia Hadapi Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Update Terbaru
Jokowi Tolak Tunjukkan Ijazah ke Publik, Kuasa Hukum Buka Suara
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Kejagung Serahkan Berkas Oknum TNI Aktif ke Jaksa Militer Terkait Korupsi Motor Listrik Rp1 Triliun
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Prabowo Akui Bali Dilirik Jadi Pusat Finansial Internasional
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Modus Monopoli Ompreng MBG, Seret Jenderal Polisi Aktif
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Roy Suryo Hadiri Sidang dr Tifa Sebelum Praperadilan: Itu Sangat Menguntungkan
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Jokowi Klaim Tak Wajib Tunjukkan Ijazah Asli ke Publik, Dilindungi UU
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Oppo Enco Air 5 Resmi Meluncur di India dengan ANC 52dB dan Baterai 54 Jam
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Sutradara Ghost in the Shell Pastikan Tidak Ada GenAI dalam Remake
Jumat / 03-07-2026, 01:43 WIB
Masalah di Balik Perangkat AI Rahasia SpaceX
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Meta Ketergantungan pada AI Google, Zuckerberg Dipermalukan
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Kingdom Come: Deliverance Board Game Hadir Musim Gugur 2026, Kental dengan Elemen RPG
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Jennifer Holland Ungkap Alasan James Gunn Sering Rekrut Teman di Filmnya
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Jennifer Holland Ungkap Alasan James Gunn Sering Rekrut Teman di Filmnya
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Capcom Majukan Rilis Onimusha: Way of the Sword ke September 2026
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB






