Harga Bitcoin Tergelincir ke US$ 63.020, Analis Sebut Momen Akumulasi
Harga Bitcoin (BTC) mengalami penurunan pada perdagangan Selasa pagi, 9 Juni 2026. Kapitalisasi pasar kripto global ikut melemah 0,08% menjadi US$ 2,17 triliun.
Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 06.45 WIB, Bitcoin tergelincir 0,39% ke level US$ 63.020 per koin.
>>> Kurs Rupiah Melemah ke Rp 18.187 per Dolar AS pada 8 Juni 2026
Nilai tersebut setara dengan Rp 1,14 miliar menggunakan kurs Rp 18.187 per dolar AS.
Kondisi berbeda terjadi pada mayoritas kripto utama.
Indeks CoinDesk 20 mencatat kenaikan 0,49%, didorong oleh Ethereum yang naik 0,56% ke US$ 1.693, XRP melonjak 1,18% ke US$ 1,16, Solana (SOL) meningkat 0,95% ke US$ 66,82, dan Dogecoin (DOGE) terangkat 0,47% ke US$ 0,08.
Sementara itu, Binance (BNB) terkoreksi 0,15% ke US$ 602.
Analis: Koreksi Bitcoin Jadi Peluang Akumulasi
Penurunan Bitcoin dipandang sejumlah analis sebagai kesempatan akumulasi jangka panjang.
Namun, potensi koreksi lebih dalam masih mengintai, dengan proyeksi harga bisa jatuh di bawah US$ 60.000 sebelum menemukan titik dasar baru.
Pendiri MN Capital, Michael van de Poppe, mengidentifikasi bahwa Relative Strength Index (RSI) Bitcoin kini berada di level terendah sepanjang sejarah pada grafik harian dan dua mingguan.
Menurutnya, indikator ini menjadi daya tarik bagi investor jangka panjang.
"Pembacaan RSI Bitcoin pada grafik dua mingguan dan harian berada di level terendah sepanjang sejarah.
Ini merupakan salah satu alasan terkuat untuk mulai mengakumulasi Bitcoin," ujar van de Poppe.
Ia menambahkan, gelombang aksi jual akibat kepanikan pasar masih berpotensi berlanjut. Namun, situasi tertekan ini dinilai memicu peluang beli yang jarang terjadi.
>>> ITS Buka Pendaftaran Program Sarjana Internasional hingga 8 Juli 2026
Update Terbaru
11 Antagonis Anime yang Diinginkan Fans untuk Berpihak
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
Naruto Akan Tampil dalam Pertunjukan Ninja Tanpa Dialog di Teater Bersejarah Kyoto pada 2027
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
Obat Asma Umum Berpotensi Bantu Lawan Kanker, Studi Terbaru Ungkap
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
5 Rekomendasi Sunscreen yang Memutihkan Wajah, dari Wardah hingga Anessa
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
5 Parfum Murah di Indomaret untuk Hijabers, Wangi Segar Tahan Lama
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Rekam Jejak Samin Tan, Pengusaha Tambang yang Terjerat Kasus Korupsi BBM PT PPN
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Purbaya Minta Dirjen Anggaran Baru Bentuk Tim Awasi Belanja Negara
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Iran Peringatkan Israel: Ancaman terhadap Khamenei Akan Dibalas Tindakan Tegas
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Said Iqbal Minta Danantara Dorong Himbara Beri Modal Rp400 M ke PT Pakerin
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Projo Sebut Ada Kelompok Gelisah dengan Blusukan Jokowi di Lampung
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ancam Pecat Karyawan yang Kirim Email Hasil AI Tanpa Edit
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Keterbatasan Anggaran Picu Kreativitas: Penampilan Karakter Cyberpunk 2077 Jadi Bagian Cerita
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Sony Hentikan Produksi Disk Fisik pada 2028, Ironi Janji 'Keep It Forever'
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
HIDIVE Rilis Dub Inggris untuk The World Is Dancing, The Forsaken Saintess, dan Film The Dangers in My Heart
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB






