IHSG Diprediksi Lanjut Melemah pada Perdagangan Selasa 30 Juni
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi masih akan melemah pada perdagangan Selasa (30/6).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini, meski peluang penguatan jangka pendek tetap terbuka.
>>> Golkar Respons Isu Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai Parlemen
"Kami memperkirakan IHSG berpotensi terkoreksi ke area 5.723-5.784, sementara target penguatan jangka pendek berada di kisaran 5.837-5.845," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.784, 5.594 dan resistance 6.286, 6.459 hari ini.
Ia merekomendasikan sejumlah saham, yakni BRIS, IMPC, INDY, dan SUPA.
Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berada dalam tekanan setelah melanjutkan pelemahan pada perdagangan sebelumnya.
"IHSG berpotensi menguji support Fibonacci di level 5.722. Jika level tersebut ditembus, pelemahan berisiko berlanjut hingga 5.472," ujar Ivan.
>>> Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Tersingkir usai Kalah Adu Penalti dari Paraguay
Dia memprediksi IHSG bergerak di level support 5.722, 5.472, dan 5.314 serta resistance 6.045, 6.171, 6.377, 6.545, dan 6.835 hari ini.
Ivan merekomendasikan saham ADMR, MEDC, dan UNVR.
IHSG ditutup di level 5.820 pada perdagangan Senin (29/6) sore. Indeks saham melemah 75,34 poin atau minus 1,28 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp9,03 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,22 miliar saham.
>>> Gaikindo Akui Insentif Mobil Listrik Saja Tak Cukup Dongkrak Penjualan
Pada penutupan kemarin, 214 saham menguat, 449 terkoreksi, dan 149 stagnan.
Update Terbaru
Hujan Lebat dan Badai Petir Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Piala Dunia 2026 Buktikan Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Buruh Tolak Kemasan Rokok Polos: Bukan Solusi Tapi Masalah Baru
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
KPK Sita Aset Ketum Pemuda Pancasila Japto Terkait Kasus Rita
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Mulai Hari Ini, Turis Pulang dari Jepang Bayar Pajak Rp330 Ribu
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
BTS Kukuhkan Posisi di Billboard, Artis HYBE Juga Bersinar
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
Anggota DPR Usul Pebalap Liar di JLNT Dihukum Sita Motor dan Penjara
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
5 Rekor Mbappe usai Cetak Brace di Prancis vs Swedia
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran
Rabu / 01-07-2026, 09:36 WIB
Manuel Neuer Pensiun dari Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun soal KLB dan Wabah di UU Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Norwegia Kalahkan Pantai Gading 2-1, Haaland Jadi Kunci Kemenangan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Celine Evangelista Ajari Putrinya Salat, Warganet Soroti Status Mualaf Sang Anak
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB






