Platform Aset Digital FLOQ Raih Investasi US$ 11,3 Juta dari Investor Strategis
Yudhono Rawis menambahkan bahwa indikator kemajuan FLOQ tidak hanya bersandar pada kuantitas pengguna.
Perusahaan berfokus membangun fondasi bisnis yang tangguh, operasional yang berkelanjutan, pembaruan teknologi, kepatuhan regulasi, serta pemeliharaan kepercayaan nasabah.
"Kami percaya masa depan industri ini akan dibangun oleh perusahaan yang mampu menggabungkan inovasi, tata kelola yang baik, kepatuhan regulasi, dan fokus jangka panjang terhadap kepercayaan pengguna.
FLOQ ingin menjadi bagian dari perjalanan tersebut," lanjutnya.
>>> 21 Wonderkid Terbaik yang Diprediksi Bersinar di Piala Dunia 2026
Langkah FLOQ ini dirancang untuk menyongsong era regulasi aset digital yang lebih matang di tanah air.
Momentum ini berjalan selaras dengan peralihan pengawasan industri ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta integrasi ke dalam sistem keuangan nasional.
Manajemen FLOQ mengarahkan dana investasi ini untuk menopang tiga pilar utama pengembangan produk.
Langkah pertama difokuskan pada pembuatan produk derivatif aset digital demi memfasilitasi kebutuhan investor ritel maupun institusi.
Pilar kedua melibatkan integrasi yang lebih mendalam dengan lembaga keuangan konvensional. Strategi ini bertujuan membuka akses investasi yang lebih aman, terpercaya, dan luas bagi masyarakat Indonesia.
Selanjutnya, perusahaan akan meluncurkan FLOQ Academy sebagai pusat edukasi dan perlindungan konsumen.
Program ini bertujuan menaikkan tingkat literasi keuangan digital agar publik lebih bijak mengambil keputusan investasi sekaligus memahami risiko keamanan.
Mendukung Ekonomi Digital Nasional
Struktur demografi Indonesia yang didominasi populasi muda dan penetrasi internet yang tinggi menjadikan negara ini pasar aset digital yang sangat potensial.
Kondisi tersebut mendorong kebutuhan akses keuangan yang lebih inklusif.
FLOQ berkomitmen penuh dalam menyokong pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Komitmen ini diwujudkan melalui dukungan terhadap proyek strategis, termasuk pengembangan stablecoin berbasis mata uang Rupiah serta program inklusi keuangan nasional.
Sinergi antara inovasi produk dan edukasi diharapkan membawa dampak luas bagi pemberdayaan masyarakat yang belum terjangkau sistem perbankan konvensional.
FLOQ terus memprioritaskan pemutakhiran teknologi dan kemudahan akses layanan bagi penggunanya.
>>> Kementerian Sosial Buka 3.053 Formasi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026
Manajemen FLOQ optimistis bahwa kolaborasi erat bersama investor akan membentuk fondasi kokoh. Sinergi ini diharapkan mampu mewujudkan ekosistem keuangan digital Indonesia yang inklusif, kredibel, dan berkelanjutan.
Update Terbaru
CEO Ancam Pecat Karyawan yang Kirim Email Hasil AI Tanpa Edit
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Keterbatasan Anggaran Picu Kreativitas: Penampilan Karakter Cyberpunk 2077 Jadi Bagian Cerita
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Sony Hentikan Produksi Disk Fisik pada 2028, Ironi Janji 'Keep It Forever'
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
HIDIVE Rilis Dub Inggris untuk The World Is Dancing, The Forsaken Saintess, dan Film The Dangers in My Heart
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Remow's 'It's Anime' Tayangkan My Stepmother and Stepsisters Aren't Wicked di YouTube
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Krejcikova Singkirkan Andreeva di Wimbledon, Djokovic Hadapi Tsitsipas
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Bruins Rekrut Clifton dan Harris untuk Perkuat Lini Pertahanan
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Jett Harrison, Adik Marvin Harrison Jr., Resmi Bergabung dengan Ohio State
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Piala Dunia 2026 Catat Rekor Penonton Berkat Suporter AS
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Hakim Persingkat Waktu Tanggapan Trump dalam Kasus Carroll
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
AS Tangkap Mantan Pejabat Kuba Carlos Antonio Lloga Dominguez
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Boston Bruins Perkuat Lini Pertahanan dengan Clifton dan Harris
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Panduan Konversi BBM ke Gas untuk Kendaraan: Hemat 50-70% Biaya Bahan Bakar
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
BPS: Inflasi April 2026 Melandai ke 0,13%, Neraca Dagang Surplus USD 3,53 Miliar
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB






