Kemendikdasmen Siapkan 5 Langkah Atasi Anak Tidak Sekolah di 2026
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani masalah Anak Tidak Sekolah (ATS).
Hal ini disampaikan dalam peluncuran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2026.
>>> Darurat Sampah Jakarta: Cara Olah Limbah Jadi Cuan Tanpa Modal 2026
Pemerintah menargetkan pengentasan sekitar 645 ribu anak tidak sekolah pada tahun 2045. Pendekatan yang diambil kini lebih luas, tidak hanya terpaku pada sistem persekolahan formal.
Langkah ini diperkuat dengan pembentukan direktorat khusus di bawah Kemendikdasmen sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Direktorat tersebut akan mengelola berbagai jalur pendidikan, mulai dari formal hingga nonformal dan layanan pendidikan khusus.
Lima Model Layanan Pendidikan
Pemerintah menyiapkan lima model layanan pendidikan untuk ATS. Pertama, Sekolah Satu Atap yang menyediakan berbagai jenjang dalam satu lokasi untuk memudahkan akses.
Kedua, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berupa program belajar daring bagi anak di daerah terpencil dan anak pekerja migran Indonesia di luar negeri.
>>> Resmi, Ini Alasan Mengejutkan di Balik Penutupan 122 Prodi Selama 2026
Abdul Mu'ti mengungkapkan kolaborasi dengan 25 provinsi melalui sekolah induk sebagai pendamping.
Ketiga, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) melalui program Paket A, B, dan C.
Layanan ini diperuntukkan bagi warga yang tidak bisa mengikuti jalur formal, termasuk atlet yang memiliki kesibukan profesional.
Keempat, Sekolah Terbuka yang dirancang untuk memperluas jangkauan akses pendidikan.
Kelima, Pendidikan Inklusif Berbasis Masyarakat yang melibatkan peran aktif masyarakat untuk mengakomodasi kebutuhan belajar beragam, termasuk siswa berkebutuhan khusus yang memiliki keterbatasan akses ke SLB.
>>> Mengintip Gaji Fantastis Andrea Kimi Antonelli, Calon Juara Dunia F1 2026
Pemerintah memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh ijazah melalui proses yang tetap terstruktur. Kualitas standar pendidikan nasional tetap dijaga.
Update Terbaru
Ancelotti Akui Neymar Kecewa Minim Menit Bermain di Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Polisi Usut Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Advokat di Ciracas
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Sand: Raiders of Sophie Tembus 300.000 Penjualan, CEO TinyBuild Bercanda soal AC
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Babak I 16 Besar Piala Dunia: Saibari Cedera, Kanada vs Maroko Imbang
Minggu / 05-07-2026, 01:29 WIB
Street Fighter 6 Season 4 Fokus pada Karakter Baru untuk Menarik Pemain Muda
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Cyberpunk 2077 Tembus 40 Juta Kopi Terjual, CD Projekt Red Puji Dukungan Jangka Panjang
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Square Enix Akui Kebiasaan Mengumumkan Game Terlalu Dini, Ubah Strategi Pemasaran
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Masa Depan Final Fantasy 14 Mobile Makin Tidak Pasti, Situs Resmi Offline Berminggu-minggu
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Film Plastik Ini Hancurkan Virus Hanya dengan Sentuhan, Kata Ahli Ini Pengubah Permainan
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Kesehatan Otak di Usia 11 Tahun Bisa Ungkap Risiko Demensia di Usia 70
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Houston Hadapi Peringatan Panas Ekstrem saat Akhir Pekan Empat Juli
Minggu / 05-07-2026, 01:27 WIB
Pittsburgh Perketat Keamanan Perayaan 250 Tahun Kemerdekaan AS
Minggu / 05-07-2026, 01:27 WIB
Linda Noskova Kalahkan Sorana Cirstea di Babak Ketiga Wimbledon
Minggu / 05-07-2026, 01:22 WIB
Canada vs Maroko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 01:22 WIB







