Astronom Berhasil Ungkap Asal-usul Sinyal Radio Misterius dari Luar Angkasa
Misteri sinyal radio berulang dari luar angkasa yang membingungkan para astronom selama bertahun-tahun akhirnya terpecahkan.
Tim ilmuwan internasional dari University of Sydney dan CSIRO berhasil melacak sumber salah satu sinyal kosmik tersebut.
>>> MediaTek dan NVIDIA Luncurkan Prosesor AI PC Windows Premium RTX Spark
Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Nature Astronomy.
Sumber Sinyal: Sistem Bintang Ganda Unik
Para peneliti mengungkapkan bahwa fenomena long-period radio transients ini berasal dari sistem bintang ganda yang unik.
Sistem tersebut mempertemukan interaksi antara bintang katai putih dan bintang katai merah.
Penemuan ini menjadi bukti paling kuat untuk memetakan asal-usul kelompok sinyal radio yang lama menjadi teka-teki di Galaksi Bima Sakti.
Sumber sinyal radio misterius ini diidentifikasi sebagai sistem bintang bernama ASKAP J1745−5051.
Sistem ini memuat bintang katai putih, sisa inti padat dari bintang mati, bersama bintang katai merah yang mengorbit sangat dekat.
Ukuran bintang katai putih diperkirakan hanya sebesar Bumi, namun memiliki massa hampir menyamai Matahari.
Sementara itu, bintang katai merah pendampingnya memiliki massa sekitar sepersepuluh dari massa Matahari.
Kedua objek kosmik ini saling mengelilingi dalam durasi sedikit di atas satu jam.
Jarak orbit yang sangat dekat menjadikan ASKAP J1745−5051 salah satu sistem bintang paling rapat yang pernah ditemukan.
Mekanisme Sinyal Radio Berulang
Aktivitas penarikan material gas dari bintang katai merah oleh bintang katai putih memicu lonjakan suhu drastis.
Proses kejatuhan material tersebut menghasilkan emisi sinar-X yang kuat.
Bersamaan dengan itu, perjumpaan medan magnet dari kedua bintang menciptakan semburan gelombang radio berenergi tinggi.
>>> NASA Matangkan Rencana Bangun Reaktor Nuklir di Permukaan Bulan
Update Terbaru
Gelombang Panas dan Badai Ancam Perayaan 4 Juli di AS
Rabu / 01-07-2026, 16:22 WIB
Calon PM Inggris Lebih Suka di Warrington daripada Washington, tapi Kebijakan Luar Negeri Akan Mendominasi
Rabu / 01-07-2026, 16:22 WIB
Prancis dan Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
ABC Indonesia Perkuat Komitmen Keamanan Pangan Lewat Program Manajemen Risiko BPOM
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
Api Belum Padam, Kebakaran TPA Jatiwaringin Berstatus Tanggap Darurat
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
Taylor Swift Siapkan Banyak Gaun Pengantin, Terinspirasi dari Elizabeth Taylor
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
Emina Glosszilla Lip Jelly Vinyl, Lip Cream Glossy Ringan dengan Efek Bibir Plumpy
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
Sah! Ojol Resmi Jadi UMKM Mulai 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 16:20 WIB
Laporan Etik AS: Trump Kantongi Rp21,5 T dari Bisnis Kripto Keluarga
Rabu / 01-07-2026, 16:20 WIB
Kapolri Akui Polri Belum Sempurna, Terbuka Terima Kritik
Rabu / 01-07-2026, 16:20 WIB
Pasokan Air Falls Lake Tetap, Satu Pengguna Didenda Akibat Pelanggaran Air
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Anthropic Rambah Bisnis Obat, Fokus pada Penyakit Terabaikan
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Boy Arnez Banjir Tawaran Klub Luar Negeri Usai Juara AVC Cup 2026
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Toko Buku di Apex Tutup Akibat Kenaikan Sewa 64%, Bisnis Lain Terancam
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB






