Insentif Kendaraan Listrik Ditunda Sebulan, Pengamat Minta Evaluasi Sasaran
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kebijakan insentif untuk mobil dan motor listrik resmi ditunda selama satu bulan dari rencana awal pada Juni 2026.
Hal ini disampaikan kepada wartawan pada Selasa (26/5).
>>> Pesepeda Nekat Terobos Jalan Tutup di Oregon, ODOT Peringatkan Bahaya
Penundaan ini memicu respons dari pengamat transportasi. Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menyarankan pemerintah mengevaluasi ulang sasaran distribusi agar lebih berkeadilan.
Prioritas untuk Daerah Tertentu
Djoko menilai insentif, terutama untuk motor listrik, sebaiknya diprioritaskan bagi warga atau daerah tertentu.
Tujuannya agar bantuan tepat sasaran dan tidak menambah masalah baru di perkotaan seperti kemacetan dan kecelakaan.
Ia menyebut bantuan finansial dari pusat menjadi elemen vital bagi pemerintah daerah yang berkomitmen memajukan angkutan massal ramah lingkungan.
Saat ini, tercatat 42 pemda mengalokasikan APBD untuk angkutan umum modern melalui skema buy the service (BTS).
Tiga daerah—Pekanbaru, Semarang, dan Batam—telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) yang mengunci persentase khusus APBD untuk subsidi angkutan umum.
Insentif tambahan diharapkan merangsang kepala daerah lain membenahi transportasi publik.
Fokus pada Kawasan Tambang Nikel
Djoko merekomendasikan pembangunan angkutan umum berbasis listrik di kawasan lingkar tambang nikel seperti Konawe, Weda, dan Morowali.
>>> Ford Perintahkan 4.653 Pemilik Bronco Sport dan Maverick untuk Berhenti Berkendara
Daerah-daerah ini dinilai ironis karena kaya sumber daya namun tingkat kemiskinannya kontras.
"Penyediaan transportasi publik berbasis listrik di wilayah ini bukan sekadar mobilitas, melainkan simbol kehadiran negara," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa alokasi subsidi Rp5 juta per unit motor listrik sebaiknya diarahkan ke wilayah lingkar tambang dan pulau kecil berpasokan BBM minim.
Kabupaten Asmat disebut sebagai contoh empiris: sejak 2007, keterbatasan BBM mendorong adopsi kendaraan listrik secara swadaya.
Djoko menyayangkan regulasi saat ini yang terkesan mengabaikan realita sosial di wilayah penyedia bahan baku baterai nasional.
"Ironisnya, di tengah tren ramah lingkungan, kemiskinan ekstrem masih mendera masyarakat di atas tanah sekaya itu," katanya.
Penyediaan bus listrik massal di area smelter dinilai strategis untuk mereduksi kepadatan lalu lintas pekerja dan menekan potensi kecelakaan fatal.
>>> Studi Ungkap Perempuan 60 Persen Lebih Berisiko Cedera Kecelakaan
"Membangun industri kendaraan listrik nasional tidak boleh mengorbankan sisi kemanusiaan dan keadilan wilayah," pungkas Djoko.
Update Terbaru
Sony Sebut AI sebagai Teknologi Fundamental yang Mendukung Strategi Perusahaan
Jumat / 03-07-2026, 02:43 WIB
Sony Sebut AI sebagai Teknologi Fundamental yang Mendukung Strategi Perusahaan
Jumat / 03-07-2026, 02:42 WIB
Panas Terik Landa Peserta US Senior Open di Scioto
Jumat / 03-07-2026, 02:42 WIB
EA Sports Buka Early Access College Football 27, Ini Fitur Barunya
Jumat / 03-07-2026, 02:42 WIB
Paramount Jadwalkan Finale Musim Pertama Dutton Ranch pada Juli 2026
Jumat / 03-07-2026, 02:42 WIB
Assassin's Creed Black Flag Resynced Hadirkan Fitur Menyelam Bebas dan Banyak Bangkai Kapal Baru
Jumat / 03-07-2026, 02:41 WIB
WNBA Skors Alyssa Thomas Satu Pertandingan Usai Hard Foul ke Caitlin Clark
Jumat / 03-07-2026, 02:41 WIB
Elena Rybakina Hadapi Caty McNally di Babak Kedua Wimbledon 2026
Jumat / 03-07-2026, 02:41 WIB
Assassin's Creed Black Flag Resynced Hadirkan Fitur Menyelam Bebas dan Banyak Bangkai Kapal Baru
Jumat / 03-07-2026, 02:36 WIB
The Ramparts of Ice Season 2 Tayang Oktober 2026
Jumat / 03-07-2026, 02:36 WIB
The Ramparts of Ice Season 2 Tayang Oktober 2026
Jumat / 03-07-2026, 02:36 WIB
Showrunner Andrea Newman Tinggalkan Chicago Fire Setelah 14 Musim
Jumat / 03-07-2026, 02:35 WIB
Polisi Usut Kasus Kekerasan di Daycare Capgemini Bengaluru, Lima Pengasuh Jadi Tersangka
Jumat / 03-07-2026, 02:35 WIB
Whistleblower Dipecat Usai Bongkar Kekerasan Balita di Daycare Bengaluru
Jumat / 03-07-2026, 02:35 WIB






