BPI Danantara Awasi Kewajaran Harga Ekspor Komoditas Nasional Melalui DSI
Pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) bertujuan mengawasi kewajaran harga ekspor komoditas nasional. Langkah ini diambil untuk memastikan pendapatan negara tidak dirugikan oleh praktik manipulasi.
Chief Operating Officer BPI Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa kehadiran DSI bukan untuk merugikan perusahaan eksportir maupun sektor sumber daya alam.
>>> Luis de la Fuente Minta Spanyol Tampil Maksimal di Piala Dunia 2026
Justru masyarakat yang akan menanggung kerugian jika aktivitas ekspor masih menerapkan metode curang.
Beberapa praktik yang diwaspadai antara lain penetapan harga murah (under pricing), ekspor tidak tercatat (under invoicing), dan transfer pricing.
Dony menjelaskan bahwa under invoicing dan transfer pricing mengurangi pendapatan negara, sehingga merugikan seluruh rakyat Indonesia.
Pemerintah memastikan sentralisasi penjualan tidak akan berdampak buruk bagi pelaku usaha. BUMN ekspor ini didirikan bukan untuk memicu kerugian pada perusahaan batu bara, CPO, dan paduan logam.
>>> Crystal Palace Juarai Kompetisi Eropa Pertama Usai Tekuk RB Leipzig
DSI bertugas menyelaraskan harga pasar dengan harga ekspor. Langkah ini merupakan upaya konkret menghentikan kecurangan dalam perdagangan internasional.
Dony menyatakan bahwa DSI akan memonitor kewajaran harga dan volume ekspor hingga Desember. Dengan demikian, under invoicing dan transfer pricing dapat dicegah.
Eksportir yang menjalankan bisnis sesuai kaidah normal tidak perlu khawatir. DSI justru diharapkan mempermudah pengurusan administrasi ekspor.
"Kalau mereka bisnisnya normal, tidak ada bedanya. Tadinya jual harga X ke luar, sekarang jual ke kita juga harga X.
>>> Meta Resmi Luncurkan Layanan Berbayar untuk Facebook, Instagram, dan WhatsApp
Tugas kita memastikan harga itu benar," pungkas Dony.
Update Terbaru
11 Antagonis Anime yang Diinginkan Fans untuk Berpihak
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
Naruto Akan Tampil dalam Pertunjukan Ninja Tanpa Dialog di Teater Bersejarah Kyoto pada 2027
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
Obat Asma Umum Berpotensi Bantu Lawan Kanker, Studi Terbaru Ungkap
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
5 Rekomendasi Sunscreen yang Memutihkan Wajah, dari Wardah hingga Anessa
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
5 Parfum Murah di Indomaret untuk Hijabers, Wangi Segar Tahan Lama
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Rekam Jejak Samin Tan, Pengusaha Tambang yang Terjerat Kasus Korupsi BBM PT PPN
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Purbaya Minta Dirjen Anggaran Baru Bentuk Tim Awasi Belanja Negara
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Iran Peringatkan Israel: Ancaman terhadap Khamenei Akan Dibalas Tindakan Tegas
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Said Iqbal Minta Danantara Dorong Himbara Beri Modal Rp400 M ke PT Pakerin
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Projo Sebut Ada Kelompok Gelisah dengan Blusukan Jokowi di Lampung
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ancam Pecat Karyawan yang Kirim Email Hasil AI Tanpa Edit
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Keterbatasan Anggaran Picu Kreativitas: Penampilan Karakter Cyberpunk 2077 Jadi Bagian Cerita
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Sony Hentikan Produksi Disk Fisik pada 2028, Ironi Janji 'Keep It Forever'
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
HIDIVE Rilis Dub Inggris untuk The World Is Dancing, The Forsaken Saintess, dan Film The Dangers in My Heart
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB






