Sistem Laser Canggih Hilangkan Distorsi Atmosfer untuk Observasi Luar Angkasa
Batasan antara pengamatan luar angkasa dan observasi dari permukaan Bumi semakin menipis pada tahun 2026.
Para ilmuwan astronomi telah berhasil mengimplementasikan sistem laser canggih yang mampu meniadakan efek distorsi atmosfer secara real-time.
>>> Drake Cetak Rekor Berkat Rilis 3 Album Bersamaan
Terobosan ini menjawab tantangan klasik astronomi, yaitu fenomena bintang berkelap-kelip. Fenomena tersebut sebenarnya merupakan gangguan akibat turbulensi udara yang selama ini mengaburkan detail citra kosmik.
Teknologi Adaptive Optics Berbasis Laser
Teknologi berbasis laser ini dikenal dengan istilah Adaptive Optics (AO). Sistem ini beroperasi menggunakan metode yang sangat presisi dengan menciptakan titik referensi mandiri di angkasa.
Proses teknis dimulai dengan penembakan sinar laser berkekuatan tinggi menuju lapisan natrium di atmosfer atas pada ketinggian sekitar 90 kilometer.
Interaksi antara laser dan atom natrium membentuk Laser Guide Star (LGS) yang berperan sebagai bintang buatan.
Sensor teleskop kemudian memantau perubahan cahaya dari bintang buatan ini untuk mengukur gangguan atmosfer hingga ribuan kali per detik.
Komputer super cepat akan mengirimkan instruksi untuk mengubah bentuk cermin fleksibel pada teleskop secara mikro, sehingga membatalkan distorsi udara.
Uji Coba pada Fasilitas Teleskop Raksasa
Fasilitas astronomi paling mutakhir di dunia kini menjadikan teknologi ini sebagai tulang punggung utama.
European Southern Observatory (ESO) melaporkan bahwa sistem AO generasi terbaru telah diuji coba pada Very Large Telescope (VLT) di Chili.
>>> Confluent Luncurkan Pembaruan Platform AI Real-Time
Sistem ini juga disiapkan menjadi komponen krusial untuk Extremely Large Telescope (ELT). Kehadiran teknologi ini memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas operasional teleskop darat.
Dampak pada Pengamatan Antariksa
Update Terbaru
Gelombang Panas dan Badai Ancam Perayaan 4 Juli di AS
Rabu / 01-07-2026, 16:22 WIB
Calon PM Inggris Lebih Suka di Warrington daripada Washington, tapi Kebijakan Luar Negeri Akan Mendominasi
Rabu / 01-07-2026, 16:22 WIB
Prancis dan Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
ABC Indonesia Perkuat Komitmen Keamanan Pangan Lewat Program Manajemen Risiko BPOM
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
Api Belum Padam, Kebakaran TPA Jatiwaringin Berstatus Tanggap Darurat
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
Taylor Swift Siapkan Banyak Gaun Pengantin, Terinspirasi dari Elizabeth Taylor
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
Emina Glosszilla Lip Jelly Vinyl, Lip Cream Glossy Ringan dengan Efek Bibir Plumpy
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
Sah! Ojol Resmi Jadi UMKM Mulai 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 16:20 WIB
Laporan Etik AS: Trump Kantongi Rp21,5 T dari Bisnis Kripto Keluarga
Rabu / 01-07-2026, 16:20 WIB
Kapolri Akui Polri Belum Sempurna, Terbuka Terima Kritik
Rabu / 01-07-2026, 16:20 WIB
Pasokan Air Falls Lake Tetap, Satu Pengguna Didenda Akibat Pelanggaran Air
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Anthropic Rambah Bisnis Obat, Fokus pada Penyakit Terabaikan
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Boy Arnez Banjir Tawaran Klub Luar Negeri Usai Juara AVC Cup 2026
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Toko Buku di Apex Tutup Akibat Kenaikan Sewa 64%, Bisnis Lain Terancam
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB






