Google Luncurkan Antigravity 2.0 untuk Bangun Sistem Operasi dalam 12 Jam
Google meluncurkan pembaruan besar platform pengodean berbasis agen cerdas bernama Antigravity 2.0 dalam ajang Google I/O 2026 pada Selasa waktu setempat.
Pembaruan ini diklaim mampu membuat kerangka inti dari sistem operasi yang berfungsi dalam waktu hampir 12 jam.
>>> Google Luncurkan Gemini Spark, Agen AI Berbasis Cloud untuk Saingi OpenClaw
Pengembangan sistem operasi tersebut memanfaatkan 93 sub-agen kecerdasan buatan (AI) terpisah dan memproses miliaran token.
Perusahaan raksasa teknologi ini mengonfirmasi bahwa pengerjaan proyek tersebut menghabiskan biaya komputasi di bawah 1.000 dolar AS.
Raksasa teknologi ini turut mendemonstrasikan sistem tersebut secara langsung di atas panggung dengan menjalankan gim klasik Doom.
Pengoperasian gim sempat gagal akibat ketiadaan driver papan ketik, tetapi Antigravity 2.0 langsung diperintahkan untuk memproduksi driver yang diperlukan secara real-time hingga gim dapat berfungsi kembali.
Platform ini dirancang dengan basis AI agen, di mana beberapa sistem kecerdasan buatan otonom membagi dan menangani berbagai tugas.
Pihak Google menyatakan bahwa sistem dapat mengelola tugas pengodean, perencanaan, desain, dan alur kerja secara mandiri tanpa pengawasan manusia secara terus-menerus.
Selain itu, pengumuman mengenai pembaruan besar untuk Google AI Studio juga disampaikan dalam acara tersebut, yang memperkenalkan fitur pembuatan aplikasi Android asli melalui perintah teks bahasa alami.
>>> Indonesia Pimpin Adopsi AI Global, namun Kekurangan 3 Juta Talenta Digital
Pengguna dapat mendeskripsikan ide aplikasi mereka dan langsung melihat pratinjaunya di dalam emulator Android yang terintegrasi, serta mengujinya pada ponsel pintar yang terhubung.
Peluncuran versi pertama fitur ini difokuskan pada aplikasi utilitas ringan, pengalaman berbasis AI, dan aplikasi berbasis perangkat keras yang memakai fitur perangkat seperti kamera atau GPS.
Meski demikian, aplikasi yang dihasilkan melalui Google AI Studio tetap diwajibkan lolos tinjauan kualitas dan panduan penerbitan Google Play yang sudah ada sebelum resmi dirilis.
Google memastikan bahwa Antigravity 2.0 saat ini telah tersedia sebagai aplikasi desktop mandiri.
Layanan ini juga akan mendukung akses command-line bagi para pengembang yang membutuhkan integrasi alur kerja yang lebih mendalam.
Google memastikan bahwa Antigravity 2.0 saat ini telah tersedia sebagai aplikasi desktop mandiri.
>>> Krisis Chip Global Hambat Pasokan Komponen Asus di Indonesia
Layanan ini juga akan mendukung akses command-line bagi para pengembang yang membutuhkan integrasi alur kerja yang lebih mendalam.
Update Terbaru
Sertijab Kakorlantas, Irjen Agus Titip Pesan ke Irjen Wibowo
Sabtu / 04-07-2026, 23:28 WIB
Kepribadian Penyuka Warna Oranye: Ekstrovert dan Penuh Energi
Sabtu / 04-07-2026, 23:28 WIB
Meksiko Perketat Keamanan usai 4 Suporter Tewas Jelang Lawan Inggris
Sabtu / 04-07-2026, 23:28 WIB
Sony Dulu Mengejek Masa Depan Digital Xbox One, Kini Menjalaninya
Sabtu / 04-07-2026, 23:28 WIB
Presiden Portugal yang Tidak Suka Sepak Bola, Berakhir Dikudeta
Sabtu / 04-07-2026, 23:27 WIB
Teach You a Lesson Jadi Serial Korea Terlaris Kelima di Netflix
Sabtu / 04-07-2026, 23:27 WIB
Medaka Kuroiwa Is Impervious to My Charms Season 2 Tayang Januari 2027
Sabtu / 04-07-2026, 23:27 WIB
Alexander Zverev Menang Set Pertama Lawan Marcos Giron di Wimbledon
Sabtu / 04-07-2026, 23:21 WIB
Serena Williams Mundur dari Ganda Wimbledon karena Cedera Lutut
Sabtu / 04-07-2026, 23:21 WIB
Alexander Zverev Kalahkan Marcos Giron di Wimbledon 2026
Sabtu / 04-07-2026, 23:17 WIB
Nationals Jamu Pirates di Laga Hari Kemerdekaan AS ke-250
Sabtu / 04-07-2026, 23:17 WIB
Malia Obama, Post Malone, dan Eva Marie Saint Rayakan Ultah Bareng HUT AS
Sabtu / 04-07-2026, 23:17 WIB
Sinopsis The Legend of Rosy Clouds, Drama Terbaru Li Yitong dan Joseph Zeng
Sabtu / 04-07-2026, 23:15 WIB
Sarwendah dan Ruben Onsu Saling Siapkan Kejutan di Sidang Hak Asuh Anak
Sabtu / 04-07-2026, 23:15 WIB







