Peneliti Temukan Nagatitan chaiyaphumensis, Dinosaurus Terbesar di Asia Tenggara
Penemuan fosil tulang di Thailand mengungkap keberadaan spesies dinosaurus raksasa baru. Makhluk purba pemakan tumbuhan dengan leher dan ekor panjang ini diberi nama Nagatitan chaiyaphumensis.
Dinosaurus ini dinobatkan sebagai yang terbesar yang pernah ditemukan di kawasan Asia Tenggara. Informasi tersebut berdasarkan laporan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports.
>>> Microsoft Tunda Proyek Data Center di Kenya Akibat Pasokan Listrik
Ukuran Raksasa yang Mencengangkan
Nagatitan chaiyaphumensis diperkirakan memiliki bobot tubuh mencapai 27 metrik ton. Panjangnya sekitar 27 meter, jauh melampaui dimensi Tyrannosaurus rex besar yang hanya sekitar 12 meter.
Secara klasifikasi, dinosaurus ini termasuk dalam kelompok sauropoda. Sauropoda merupakan kelompok hewan darat terbesar dalam sejarah bumi, termasuk Diplodocus dan Brontosaurus.
Ukuran luar biasa terlihat dari fosil humerus atau tulang kaki depan yang mencapai panjang 1,78 meter. Temuan berskala besar ini tergolong langka dalam catatan paleontologi di Thailand.
Penulis utama penelitian, Thitiwoot Sethapanichsakul, mengaku terkejut saat pertama kali melihat tulang tersebut.
"Ukurannya lebih tinggi dari saya, dan itu sangat mengejutkan," ujar ahli paleontologi dari University College London itu.
Proses Penemuan dan Penamaan
Sisa-sisa kerangka pertama kali ditemukan oleh warga lokal di tepi kolam di timur laut Thailand pada 2016. Saat itu volume air menyusut akibat musim kemarau.
Tim peneliti kemudian melakukan kerja lapangan intensif dari 2016 hingga 2019. Penggalian lanjutan dilakukan pada tahun 2024.
Proses identifikasi melibatkan peneliti dari UCL, Departemen Sumber Daya Mineral Thailand, Mahasarakham University, dan Suranaree University of Technology.
Tim melakukan pemindaian 3D terhadap struktur kerangka yang berhasil diselamatkan, meliputi tulang kaki, tulang belakang, panggul, dan tulang rusuk.
Update Terbaru
Gelombang Panas dan Badai Ancam Perayaan 4 Juli di AS
Rabu / 01-07-2026, 16:22 WIB
Calon PM Inggris Lebih Suka di Warrington daripada Washington, tapi Kebijakan Luar Negeri Akan Mendominasi
Rabu / 01-07-2026, 16:22 WIB
Prancis dan Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
ABC Indonesia Perkuat Komitmen Keamanan Pangan Lewat Program Manajemen Risiko BPOM
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
Api Belum Padam, Kebakaran TPA Jatiwaringin Berstatus Tanggap Darurat
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
Taylor Swift Siapkan Banyak Gaun Pengantin, Terinspirasi dari Elizabeth Taylor
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
Emina Glosszilla Lip Jelly Vinyl, Lip Cream Glossy Ringan dengan Efek Bibir Plumpy
Rabu / 01-07-2026, 16:21 WIB
Sah! Ojol Resmi Jadi UMKM Mulai 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 16:20 WIB
Laporan Etik AS: Trump Kantongi Rp21,5 T dari Bisnis Kripto Keluarga
Rabu / 01-07-2026, 16:20 WIB
Kapolri Akui Polri Belum Sempurna, Terbuka Terima Kritik
Rabu / 01-07-2026, 16:20 WIB
Pasokan Air Falls Lake Tetap, Satu Pengguna Didenda Akibat Pelanggaran Air
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Anthropic Rambah Bisnis Obat, Fokus pada Penyakit Terabaikan
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Boy Arnez Banjir Tawaran Klub Luar Negeri Usai Juara AVC Cup 2026
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB
Toko Buku di Apex Tutup Akibat Kenaikan Sewa 64%, Bisnis Lain Terancam
Rabu / 01-07-2026, 16:15 WIB






