BGN Disorot Usai Anggaran Rp113,9 Miliar untuk Jasa EO Dipertanyakan

BGN Disorot Usai Anggaran Rp113,9 Miliar untuk Jasa EO Dipertanyakan

uang--

Isu penggunaan anggaran di Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan alokasi dana besar untuk jasa Event Organizer (EO).

Data pengadaan barang dan jasa pemerintah (PBJP) mencatat terdapat 31 paket pekerjaan dengan total nilai kontrak mencapai Rp113.916.541.381.

Anggaran Tersebar ke 16 Perusahaan



Berdasarkan data tersebut, anggaran ratusan miliar rupiah itu diketahui dialokasikan kepada 16 perusahaan berbeda yang bergerak di bidang penyelenggaraan acara.

  • Maria Utara Jaya: Rp18.472.000.000
  • Anugrah Duta Promosindo: Rp17.425.272.368
  • Falah Eka Cahya: Rp16.590.000.000
  • Raja Ide Kreatif: Rp15.577.519.527
  • Pojok Celebes Mandiri: Rp15.416.365.703
  • Anugrah Wizardhi Convex: Rp8.804.528.769
  • Renjana Media Indonesia: Rp7.807.846.994
  • Citra Solusi Konvensindo: Rp6.034.857.047
  • Erawan Prakarsa Utama: Rp2.735.874.263
  • Kredo Aum: Rp1.339.310.500
  • Moksha Karsa Ganendra: Rp1.322.337.367
  • Milli Kita Bersama: Rp872.682.687
  • Greenlite Kreasi Abadi: Rp465.554.555
  • Azka Jaya Pratama: Rp419.015.441
  • Senawangi Citra Imaji: Rp391.376.160
  • Gloria Abdi Cendana: Rp242.000.000

Rincian nilai kontrak tersebut memicu pertanyaan publik terkait urgensi dan prioritas penggunaan anggaran dalam jumlah besar tersebut.

Viral di Media Sosial

Perbincangan ini mencuat setelah seorang pengguna media sosial mengunggah data tersebut pada 11 April 2026, yang kemudian menarik perhatian luas.


Dalam unggahannya, ia menyebut anggaran publik yang digelontorkan untuk jasa EO mencapai lebih dari Rp113,9 miliar dan tersebar ke puluhan paket pekerjaan.

Unggahan tersebut kemudian dilihat puluhan ribu pengguna dan memicu beragam tanggapan dari warganet.

Baca juga: Berapa Harga Sepeda Listrik Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi? yang Dipakai Gowes Bersama ASN? Benarkah Tembus Ratusan Juta?


Berita Lainnya