Sosok Aipda Vicky, Mundur dari Polisi Usai Tangani Kasus Korupsi, Kini Jual Kopi

Sosok Aipda Vicky, Mundur dari Polisi Usai Tangani Kasus Korupsi, Kini Jual Kopi

Vicky-Instagram-

Perjalanan hidup Aipda Vicky Aristo Katiandagho berubah setelah memutuskan meninggalkan institusi kepolisian. Sosok yang sebelumnya menangani kasus-kasus penting kini menjalani aktivitas baru sebagai pelaku usaha kopi.

Keputusan tersebut menarik perhatian publik karena berkaitan dengan peristiwa yang terjadi saat ia masih aktif bertugas.

Mundur Usai Dimutasi Saat Tangani Kasus



Vicky sebelumnya menjabat sebagai Kepala Unit Tindak Pidana Khusus di Polres Minahasa. Ia terlibat dalam penanganan kasus dugaan korupsi yang menjadi perhatian luas.

Di tengah proses tersebut, ia menerima mutasi ke wilayah lain. Perpindahan itu terjadi ketika kasus yang ditanganinya masih berjalan.

Tak lama setelah itu, ia mengajukan pengunduran diri dari kepolisian. Pengajuan tersebut diketahui telah diajukan sebelumnya dan baru disetujui pada 2026.

Kasus yang Ditangani Jadi Sorotan


Kasus yang sedang ditangani berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan tas ramah lingkungan tahun 2020 di Minahasa.

Penyelidikan telah memasuki tahap penyidikan dengan pemeriksaan saksi serta pengumpulan dokumen sebagai alat bukti.

Proses tersebut juga melibatkan koordinasi dengan lembaga terkait untuk menghitung potensi kerugian negara.

Memulai Usaha Kopi di Tomohon

Setelah tidak lagi bertugas, Vicky memilih membuka usaha kedai kopi di Kota Tomohon.

Usaha tersebut mengusung konsep sederhana dengan menyajikan kopi robusta lokal khas Minahasa.

Ia menyebut aktivitas ini sebagai cara baru untuk tetap berinteraksi dengan masyarakat.

Pengalaman Lama Jadi Bekal Baru

Pengalaman selama bertugas di kepolisian tetap ia bawa dalam menjalankan usaha. Disiplin kerja diterapkan dalam pengelolaan kedai, mulai dari pemilihan bahan hingga kebersihan tempat.

Perubahan profesi ini menjadi babak baru dalam kehidupannya setelah bertahun-tahun berkecimpung di bidang penegakan hukum.

Penjelasan Soal Video Perpisahan

Sempat beredar video perpisahan yang memicu berbagai tafsir di masyarakat. Namun klarifikasi menyebutkan video tersebut dibuat sebagai bentuk kenang-kenangan menjelang masa akhir tugas.

Pihak kepolisian juga menyatakan bahwa tidak ada unsur yang mendiskreditkan institusi dalam video tersebut.


BERITA TERKAIT

Berita Lainnya