Hasil Moto3 Thailand 2026 FP1 dan FP2, Veda Ega Finis P6 dan P8
MotoGP Mugello Italia 2024--
Debut Veda Ega Pratama di Moto3 2026 langsung mencuri perhatian pada sesi latihan bebas Grand Prix Thailand di Chang International Circuit, Buriram, Jumat (27/2).
Pembalap Honda Team Asia bernomor 9 itu menutup FP1 di posisi keenam dan melanjutkannya dengan peringkat kedelapan pada FP2.
Hasil FP1: Veda Rookie Tercepat
Pada sesi latihan bebas pertama yang berlangsung pukul 09.00–09.35 WIB, Adrian Fernandez menjadi yang tercepat dengan catatan 1 menit 41,202 detik.
Veda Ega mencatatkan waktu 1 menit 41,854 detik atau terpaut 0,652 detik dari pemuncak. Ia hanya berjarak 0,022 detik dari posisi kelima.
Catatan tersebut membuat Veda menjadi rookie terbaik di FP1. Ia mengungguli sejumlah debutan lain, termasuk Hakim Danish (P17), Brian Uriarte (P18), dan rekan setimnya Zen Mitani (P24).
Perbandingan waktu juga cukup mencolok. Veda unggul lebih dari 0,7 detik atas Danish dan sekitar 1,5 detik atas Mitani pada sesi pertama.
Hasil FP2: Tetap di 10 Besar
Pada sesi FP2, Veda meningkatkan catatan waktunya menjadi 1 menit 41,508 detik. Namun peningkatan performa merata terjadi di seluruh pembalap.
David Almansa memimpin FP2 dengan 1 menit 40,990 detik. Veda menutup sesi di posisi kedelapan, terpaut 0,518 detik dari posisi teratas.
Meski turun dua peringkat dibanding FP1, Veda tetap konsisten berada di 10 besar. Ia juga masih lebih cepat dibandingkan Hakim Danish yang finis P22 dan Zen Mitani di P26.
Brian Uriarte menunjukkan lonjakan signifikan dengan naik ke P10 pada FP2, tetapi masih berada di bawah Veda.
Perbandingan dengan Rival
Dibanding sesama rookie, performa Veda terbilang stabil dan kompetitif. Ia mampu menjaga selisih waktu relatif tipis dengan barisan depan serta unggul cukup jauh dari beberapa pesaing langsung.
Selisih waktu Veda dengan Danish di FP2 mencapai lebih dari setengah detik, sementara gap dengan Mitani lebih dari 1,3 detik.
Hasil ini menjadi sinyal positif bagi Veda Ega Pratama dalam debutnya di Moto3 2026. Konsistensi di dua sesi latihan awal membuka peluang untuk tampil kompetitif pada sesi kualifikasi dan balapan utama.