Pada 2016, ia meraih gelar Master of Science bidang Coastal Dynamics and Fluvial Systems. Ia juga menyelesaikan program doktor (PhD) di universitas yang sama pada 2022 dengan disertasi berjudul Morphodynamics of Channel Networks in Tide-Influenced Deltas.

Selain berkiprah di dunia akademik, Arya pernah bekerja sebagai Coastal Engineer freelance di Indonesia serta melakukan riset di lembaga Deltares, Belanda.

Aktif di Lingkari Institute

Arya juga tercatat sebagai salah satu pendiri Lingkari Institute sejak 2020. Lembaga tersebut bergerak di bidang konservasi sungai dan laut melalui riset, edukasi, serta pengembangan masyarakat.

Melalui inisiatif tersebut, ia turut mendorong kampanye keberlanjutan lingkungan dengan tagar #MasaDepanLestari.

Nama Ayah Arya Ikut Dicari

Di tengah sorotan publik, nama Syukur Iwantoro juga ikut ramai diperbincangkan. Ia dikenal sebagai birokrat senior di sektor pertanian.

Syukur Iwantoro pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada 2019. Ia juga sempat menduduki posisi Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kepala Badan Karantina Pertanian, serta Staf Ahli Menteri Pertanian.

Saat ini, ia menjabat sebagai Vice President Director di PT RMI – Mitr Phol Group dan disebut sebagai Ketua Umum Gabungan Produsen Gula Indonesia (Gapgindo).

Ia merupakan alumni IPB University dan meraih gelar MBA Agribisnis dari Inggris.

Polemik LPDP

Viralnya pengumuman kewarganegaraan anak Tyas kembali memunculkan diskusi mengenai aturan dan etika penerima beasiswa LPDP.

Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan pelanggaran administratif yang ramai diperbincangkan di media sosial.