Rabu Abu Tandai Awal Masa Prapaskah dan Seruan Pertobatan Umat Katolik
Umat Katolik di berbagai belahan dunia memasuki Masa Prapaskah melalui perayaan Rabu Abu, sebuah ibadat yang hening namun penuh makna rohani.
Pada hari tersebut, dahi umat diberi tanda salib dari abu sambil mendengarkan seruan, “Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.” Kalimat ini menjadi pengantar perjalanan tobat selama 40 hari menuju Paskah.
Awal Retret Agung Menjelang Paskah
Dalam tradisi liturgi Gereja, periode 40 hari sebelum Paskah dikenal sebagai Prapaskah atau Quadragesima. Masa ini dipahami sebagai waktu refleksi mendalam untuk mempersiapkan diri merayakan kebangkitan Yesus Kristus.
Seorang romo menjelaskan, Rabu Abu menjadi penanda dimulainya masa pembaruan hidup bagi umat beriman.
“Rabu Abu menandai dibukanya Masa Prapaskah, masa tobat, masa untuk kembali merefleksikan perjalanan hidup kita agar semakin sesuai sebagai murid-murid Kristus yang baik,” ujarnya.
Ia menekankan, abu yang dioleskan di dahi bukan sekadar simbol lahiriah. Tanda tersebut mengandung panggilan untuk kembali menyadari jati diri sebagai murid Kristus.
“Dengan abu di dahi, kita diingatkan untuk memasuki masa pertobatan, masa perubahan hidup, untuk kembali menghidupi identitas kita sebagai murid Kristus,” katanya.
Akar Biblis dan Sejarah Gereja
Penggunaan abu memiliki jejak kuat dalam Kitab Suci. Dalam tradisi Perjanjian Lama, abu menjadi lambang dukacita dan pertobatan.
Praktik ini kemudian berkembang dalam kehidupan Gereja. Pada abad ke-7, masa Prapaskah secara resmi dimulai pada hari Rabu sebelum Minggu Prapaskah pertama, sebagaimana ditetapkan oleh, agar jumlah hari puasa efektif genap 40 hari tanpa menghitung enam hari Minggu yang dipandang sebagai hari raya.
Abu yang digunakan berasal dari pembakaran daun palma yang telah diberkati pada perayaan Minggu Palma tahun sebelumnya. Tradisi ini menghadirkan kesinambungan simbolik antara awal Prapaskah dan peringatan sengsara Kristus dalam Pekan Suci.
Baca juga: Apakah Film Korea The King’s Warden (2026) Bakal Lanjut Season 2?
Update Terbaru
10 Serial Netflix Terpopuler Hari Ini, My Royal Nemesis Peringkat 2
Sabtu / 30-05-2026, 23:30 WIB
5 Operasi Ini Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Cek Sebelum Tindakan
Sabtu / 30-05-2026, 22:40 WIB
Emak-Emak Histeris, Konser Jerry Yan Cs "FFOREVER" Guncang Jakarta
Sabtu / 30-05-2026, 22:40 WIB
Kapan Waktu Terbaik Olahraga Jalan Kaki? Cek agar Hasilnya Nampol
Sabtu / 30-05-2026, 22:40 WIB
10 Gejala Diabetes yang Muncul di Kulit, Jangan Anggap Sepele!
Sabtu / 30-05-2026, 22:22 WIB
"Glow of Peace" Hiasi Bundaran HI, Pemprov DKI Sambut Waisak 2570 BE
Sabtu / 30-05-2026, 22:22 WIB
Turis Belanda De Jong Kagumi IKN: Kota Modern di Tengah Hutan
Sabtu / 30-05-2026, 22:22 WIB
CEO KADOKAWA Sebut Terlalu Banyak Perusahaan Anime Bikin Industri Kurang Untung
Sabtu / 30-05-2026, 22:22 WIB
Fullmetal Alchemist: Brotherhood x Bibisama Rayakan 10 Tahun dengan Koleksi Baru
Sabtu / 30-05-2026, 22:22 WIB
Bibisama dan BAKI Luncurkan Koleksi 11 Item untuk Rayakan 10 Tahun
Sabtu / 30-05-2026, 22:21 WIB
RAN Sukses Memukau Panggung Java Jazz Festival 2026
Sabtu / 30-05-2026, 21:56 WIB
Pemeran Asmara Gen Z Gelar Festival Hiburan Interaktif di Cileungsi
Sabtu / 30-05-2026, 21:56 WIB
Wahyu F Giri Rilis Lagu Sumandhing, Angkat Kisah Kesetiaan
Sabtu / 30-05-2026, 21:56 WIB
Rekomendasi Film Mitologi Yunani: Petualangan Epik Para Dewa dan Pahlawan
Sabtu / 30-05-2026, 21:56 WIB






