Awal Puasa Ramadan 2026 Versi Muhammadiyah dan Pemerintah, Ini Perkiraan Jadwalnya

Awal Puasa Ramadan 2026 Versi Muhammadiyah dan Pemerintah, Ini Perkiraan Jadwalnya

masjid-pixabay-

Umat Islam di Indonesia bersiap menyambut Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan tiba dalam waktu kurang dari satu bulan. Penetapan awal puasa tahun ini berpotensi berbeda antara Muhammadiyah dan pemerintah melalui Kementerian Agama bersama Nahdlatul Ulama (NU).

Versi Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan tersebut tercantum dalam Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang telah dirilis lebih awal.



Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dalam menentukan awal bulan Hijriah. Melalui pendekatan ini, awal Ramadan dan Idulfitri dapat dipastikan jauh hari berdasarkan perhitungan astronomi.

Keputusan tersebut ditetapkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah dengan mengacu pada data astronomis global serta parameter KHGT. Berdasarkan kalender yang sama, 1 Syawal 1447 H atau Idulfitri 2026 diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Versi Kementerian Agama dan NU

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama bersama NU menggunakan metode rukyatul hilal yang dipadukan dengan perhitungan hisab. Penentuan awal Ramadan dilakukan setelah pengamatan hilal di berbagai wilayah Indonesia.


Hasil rukyat akan dibahas dalam sidang isbat untuk menetapkan apakah bulan baru telah masuk atau belum. Keputusan sidang tersebut menjadi acuan resmi bagi masyarakat Indonesia dalam memulai ibadah puasa.

Perbedaan metode antara hisab dan rukyat inilah yang berpotensi menimbulkan selisih satu hari dalam penetapan awal Ramadan. Kepastian tanggal versi pemerintah akan diumumkan setelah sidang isbat digelar menjelang akhir bulan Syakban.

Sumber:

l3

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya