1. Atensi Yatim Piatu

Bantuan ditujukan bagi anak yatim, piatu, atau yatim piatu yang terdaftar aktif dalam data kesejahteraan sosial.

  • Nominal Rp200.000 per bulan.
  • Disalurkan rapel Januari hingga Maret sebesar Rp600.000.

2. Program Indonesia Pintar

Bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang telah mengaktifkan rekening penerima.

  • SD sebesar Rp450.000.
  • SMP sebesar Rp750.000.
  • SMA atau SMK sebesar Rp1.800.000.

3. Program Keluarga Harapan Tahap Pertama

PKH tahap awal 2026 telah masuk status Surat Perintah Membayar. Dana diperkirakan cair setelah status meningkat ke tahap Standing Instruction.

4. Bantuan Pangan Non Tunai Tahap Awal

BPNT tahap pertama tahun ini juga telah berstatus SPM dan menunggu proses penyaluran lanjutan melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera.

5. PBI Jaminan Kesehatan

Bantuan berupa pembayaran iuran jaminan kesehatan sehingga penerima tetap dapat mengakses layanan kesehatan tanpa dikenakan biaya.

6. Bantuan Pangan Beras 10 Kilogram

Program jaring pengaman pangan ini menyasar lebih dari 18 juta KPM dengan periode penyaluran Januari hingga April 2026.

Penerima diwajibkan mengambil bantuan sesuai jadwal undangan agar tidak dialihkan kepada penerima cadangan.

7. BLT Dana Desa

Bantuan tunai ini diberikan kepada warga miskin ekstrem di desa yang belum menerima PKH maupun BPNT.

  • Nominal Rp300.000 per bulan.

Tips Agar Pencairan Bansos Lancar

  • Rutin mengecek saldo KKS melalui aplikasi perbankan.
  • Berkoordinasi dengan pendamping sosial jika status sudah SI namun dana belum masuk.
  • Menggunakan bantuan untuk kebutuhan pokok, terutama menjelang Ramadan.

Kesimpulan

Sepanjang Februari 2026, pemerintah menyalurkan tujuh jenis bansos kepada KPM yang lolos verifikasi. Program tersebut mencakup PKH, BPNT, PIP, Atensi Yatim Piatu, PBI Jaminan Kesehatan, bantuan beras, hingga BLT Dana Desa Rp300.000.

Masyarakat diimbau terus memantau informasi resmi dan memastikan data kependudukan tetap valid agar hak bantuan tidak terlewat.