Jelang Ramadan 1447 H, PKH dan BPNT 2026 Tahap Pertama Mulai Dicairkan

Jelang Ramadan 1447 H, PKH dan BPNT 2026 Tahap Pertama Mulai Dicairkan

uang--

Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, penyaluran tahap awal bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2026 mulai dilakukan secara bertahap.

Pencairan ini diharapkan membantu keluarga penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama saat memasuki bulan puasa yang biasanya diiringi peningkatan pengeluaran rumah tangga.

Penyaluran Dilakukan Bertahap



Tahap pertama PKH dan BPNT 2026 disalurkan sesuai jadwal dan mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah. Karena itu, masyarakat dianjurkan segera memastikan status kepesertaan agar tidak tertinggal informasi pencairan.

Proses distribusi dilakukan melalui skema yang berlaku, baik lewat bank penyalur maupun mekanisme resmi lainnya sesuai ketentuan Kementerian Sosial.

Sasaran Program PKH dan BPNT

PKH dan BPNT merupakan program perlindungan sosial dari Kementerian Sosial yang menyasar keluarga miskin dan kelompok rentan.


Penerima manfaat mencakup ibu hamil, balita, lansia, penyandang disabilitas, serta anak usia sekolah dari keluarga prasejahtera. Bantuan diberikan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan.

Cara Cek Status Penerima PKH dan BPNT 2026

Pengecekan dapat dilakukan secara mandiri melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id dengan langkah berikut:

  1. Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.
  2. Isi data wilayah mulai dari provinsi hingga desa atau kelurahan.
  3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
  4. Ketik kode verifikasi yang tertera.
  5. Klik tombol “Cari Data”.

Sistem akan menampilkan hasil berdasarkan pembaruan data terbaru. Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Jika belum terdaftar, masyarakat dapat mengajukan usulan atau pembaruan data melalui pendamping sosial setempat maupun fitur “Usul dan Sanggah” pada aplikasi Cek Bansos.

Prioritas Penerima Tahun 2026

Penyaluran bansos 2026 diprioritaskan bagi masyarakat dalam kategori desil 1 dan desil 2, yakni kelompok sangat miskin dan miskin.

Apabila anggaran memungkinkan, cakupan penerima dapat diperluas hingga desil 3 (hampir miskin) dan desil 4 (rentan miskin).

Pemerintah menegaskan pemutakhiran data dilakukan secara berkala agar bantuan tepat sasaran. Pengelolaan data tunggal dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan akurasi penerima manfaat.

Pantau Informasi Resmi

Masyarakat diimbau aktif memantau informasi resmi dan segera melakukan perbaikan data jika diperlukan. Langkah ini penting agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh keluarga yang memenuhi kriteria menjelang Ramadan 1447 H.

Sumber:

l3

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya