Jagat media sosial kembali diramaikan oleh sebuah video yang dikenal dengan sebutan “cukur kumis day 1 ngonten eh keterusan”. Konten ini mendadak memenuhi linimasa TikTok dan X, memicu rasa penasaran sekaligus beragam reaksi dari warganet.

Meski judulnya terkesan sederhana dan ringan, isi video justru menghadirkan pengalaman menonton yang berbeda dari kebanyakan konten viral. Hal inilah yang membuat video tersebut cepat menyebar dan menjadi bahan perbincangan luas.

Awal Mula Video Cukur Kumis Viral

Video ini pertama kali dikenal melalui caption singkat bertuliskan “day 1 ngonten cukur kumis eh keterusan”. Kalimat tersebut membuat banyak pengguna mengira isinya sekadar candaan atau aktivitas harian yang bersifat santai.

Namun setelah ditonton, anggapan tersebut langsung berubah. Konten yang ditampilkan tidak sesuai dengan ekspektasi awal dan justru meninggalkan kesan tersendiri bagi penonton.

Isi Video yang Membuat Penonton Terjebak Suasana

Dalam potongan yang beredar, terlihat seorang perempuan berhijab hitam mengenakan jaket cokelat. Ia merekam dirinya menggunakan kamera depan sambil berbicara dengan nada lembut dan tenang.

Monolog yang disampaikan terasa seperti percakapan dua arah dengan seseorang yang sangat dekat. Ekspresi wajah dan intonasi suara menciptakan kesan personal, seolah penonton sedang diajak berinteraksi secara langsung.

Teknik pengambilan gambar yang menyorot langsung ke kamera memperkuat ilusi tersebut dan membuat penonton larut dalam suasana.

Efek Psikologis dan Fenomena Social Hallucination

Banyak warganet mengaku merasakan sensasi seperti sedang melakukan panggilan video. Efek ini kemudian disebut sebagian pengguna sebagai social hallucination.

Pengalaman tersebut membuat video ini terasa hidup dan berbeda dibandingkan konten monolog biasa yang banyak beredar di media sosial.