Penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT tahap pertama tahun 2026 terus menunjukkan perkembangan. Hingga awal Februari, tiga bank penyalur yakni Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank Syariah Indonesia telah lebih dulu menyalurkan bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat.

Bank BNI menjadi bank berikutnya yang bersiap mempercepat pencairan bansos tahap 1. Proses persiapan penyaluran kini memasuki tahap akhir dan ditargetkan segera berjalan di sejumlah wilayah.

Update Penyaluran Bansos di Bank BNI

Sampai saat ini, bantuan sosial melalui Bank BNI memang belum masuk ke rekening KPM yang telah tervalidasi. Namun, proses penyaluran dilaporkan tengah dipersiapkan secara intensif.

Sejumlah daerah diprediksi menjadi lokasi awal pencairan secara masif. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Bandung, Cirebon, Malang, Indramayu, Sukabumi, Probolinggo, Pemalang, serta Bandung Barat.

Selain itu, daerah Bekasi, Magelang, Tuban, Pasuruan, Kediri, Klaten, Kota Tasikmalaya, Bojonegoro, dan Lamongan juga diperkirakan mulai menerima saldo bantuan dalam waktu dekat.

Besaran BPNT dan Periode Pencairan

Untuk bantuan BPNT tahap 1 tahun 2026, setiap KPM menerima dana sebesar Rp200.000 per bulan. Jika pencairan dilakukan sekaligus untuk periode Januari hingga Maret, total dana yang diterima mencapai Rp600.000.

Dana tersebut disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera dan dapat dimanfaatkan sesuai ketentuan untuk kebutuhan pangan keluarga.

Penyaluran di Mandiri, BRI, dan BSI Sudah Berjalan

Sementara menunggu giliran Bank BNI, pencairan bansos melalui bank lain dilaporkan berjalan lancar sejak pekan pertama Februari.

Bank BRI mulai menyalurkan bantuan pada 6 Februari 2026 ke sejumlah wilayah. Nominal bantuan yang diterima bervariasi, tergantung pada komponen PKH yang dimiliki masing-masing KPM, dan di beberapa kasus mencapai lebih dari Rp1 juta.