Penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026 terus bergulir di berbagai wilayah Indonesia. Setelah Bank Mandiri, BRI, dan BSI lebih dulu menyalurkan bantuan, kini Bank BNI bersiap menyusul dengan pencairan ke puluhan daerah.

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BNI diimbau mulai bersiap dan rutin memantau informasi pencairan, karena proses distribusi diperkirakan segera dilakukan secara masif.

BNI Siapkan Penyaluran ke 17 Daerah

Hingga saat ini, Bank BNI memang belum menyalurkan bantuan secara luas ke KPM yang telah tervalidasi. Namun, persiapan pencairan tahap pertama disebut sudah memasuki tahap akhir.

Sejumlah wilayah diperkirakan menjadi lokasi awal pencairan. Daerah tersebut meliputi Kabupaten Bandung, Cirebon, Malang, Indramayu, Sukabumi, Probolinggo, Pemalang, dan Bandung Barat.

Selain itu, penyaluran juga diprediksi menjangkau Bekasi, Magelang, Tuban, Pasuruan, Kediri, Klaten, Kota Tasikmalaya, Bojonegoro, serta Lamongan


Besaran BPNT Tahap 1 2026

Pada tahap pertama tahun 2026, bantuan BPNT diberikan sebesar Rp200.000 per bulan untuk setiap KPM. Karena pencairan dilakukan per tahap tiga bulanan, total bantuan yang diterima untuk periode Januari hingga Maret mencapai Rp600.000.

Dana tersebut disalurkan melalui KKS dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan sesuai ketentuan program.

Update Penyaluran di Mandiri, BRI, dan BSI

Sementara BNI bersiap menyusul, tiga bank penyalur lainnya telah lebih dulu menyalurkan bansos tahap 1.

Bank BRI mulai menyalurkan bantuan sejak 6 Februari 2026 ke sejumlah wilayah. Besaran bantuan yang diterima KPM bervariasi, menyesuaikan dengan komponen PKH yang dimiliki, dan pada beberapa kasus mencapai lebih dari Rp1 juta.

Bank Mandiri menyusul pada 7 Februari 2026. KPM pemegang KKS Mandiri di berbagai daerah telah melaporkan saldo masuk dan bisa dipantau melalui ATM maupun aplikasi mobile banking.