Penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026 untuk periode Januari hingga Maret memasuki fase krusial. Pemerintah telah menerbitkan data By Name By Address (BNBA) yang memuat daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) beserta besaran bantuan yang diterima.

Data BNBA tersebut menjadi dasar penyaluran dana bantuan sosial ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik KPM. Setelah melalui proses validasi, pencairan mulai dilakukan secara bertahap melalui bank penyalur.

Pencairan Perdana Dimulai dari Aceh

Penyaluran bansos tahap 1 tahun 2026 diawali melalui KKS Bank Syariah Indonesia. Wilayah Provinsi Aceh tercatat sebagai daerah pertama yang menerima pencairan, dengan distribusi yang berlangsung merata di seluruh kabupaten dan kota.

Masuknya dana bantuan di Aceh menandai dimulainya proses penyaluran nasional PKH dan BPNT tahun ini.

Bank Mandiri dan BRI Lanjutkan Distribusi Nasional

Setelah Bank Syariah Indonesia, pencairan dilanjutkan oleh Bank Mandiri dan Bank BRI. Kedua bank tersebut mulai menyalurkan bantuan hampir bersamaan sejak Jumat, 6 Februari 2026, dan prosesnya masih terus berjalan.

Hasil pemantauan menunjukkan penyaluran melalui KKS Bank Mandiri telah menjangkau sekitar 100 wilayah di berbagai provinsi, menandakan distribusi dilakukan secara luas dan bertahap.

Wilayah Penerima Pencairan KKS Bank Mandiri

Sejumlah daerah yang dilaporkan telah menerima bantuan melalui Bank Mandiri antara lain Kabupaten Bogor, Garut, Brebes, Banyumas, Jember, Cilacap, Sumenap, Kebumen, Ciamis, Gunung Kidul, Sleman, Lampung Timur, Lampung Utara, Tanggamus, Bone, dan Ogan Komering Ilir.

Pencairan juga terpantau di wilayah Pesawaran, Way Kanan, Simalungun, Musi Rawas, OKU Timur, Serdang Bedagai, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Landak, Pesisir Selatan, Luwu, dan Batubara.