Banyak peserta baru menyadari status BPJS Kesehatan tidak aktif saat sudah berada di loket puskesmas atau rumah sakit. Kondisi ini paling sering dialami peserta mandiri karena iuran terlambat dibayar, sehingga layanan JKN tidak bisa digunakan sampai status aktif kembali.

Pengecekan status kepesertaan sebenarnya bisa dilakukan dari HP tanpa harus datang ke kantor cabang. Dengan NIK atau nomor peserta, masyarakat dapat melihat apakah BPJS Kesehatan masih aktif, mengetahui adanya tunggakan, hingga menyiapkan langkah cepat bila status sudah berubah menjadi tidak aktif.

Kenapa Perlu Cek Status BPJS Kesehatan Sebelum Berobat

Status kepesertaan menentukan apakah peserta dapat memakai fasilitas JKN. Bila status tidak aktif, peserta tidak bisa menggunakan layanan JKN dan biaya pengobatan harus ditanggung sendiri sampai kepesertaan kembali aktif.

Di luar kebutuhan berobat, kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif juga kerap diminta untuk urusan administrasi tertentu. Salah satu yang disebut dalam ketentuan adalah persyaratan dokumen untuk pembuatan atau perpanjangan SKCK sesuai Peraturan Kepolisian Negara RI Nomor 6 Tahun 2023.

Cara Mengetahui Nomor Peserta BPJS Kesehatan Jika Lupa

Nomor peserta BPJS Kesehatan terdiri dari 13 digit. Jika kartu fisik tidak tersimpan, nomor peserta tetap dapat dilacak dengan bantuan NIK di KTP.

Lewat Aplikasi Mobile JKN

  1. Unduh aplikasi Mobile JKN.
  2. Pilih menu masuk dan login menggunakan NIK serta kata sandi.
  3. Jika belum punya akun, gunakan menu daftar dan lengkapi data sesuai instruksi.
  4. Setelah masuk, buka menu kartu peserta untuk melihat kartu digital beserta nomor peserta.

Lewat Care Center 165

Peserta dapat menghubungi 165 untuk meminta bantuan pengecekan nomor peserta. Siapkan NIK untuk verifikasi identitas. Panggilan dikenakan tarif pulsa sesuai operator.