Bansos PKH dan BPNT 2026 Mulai Cair Februari, Begini Cara Mengecek Status Penerima
uang-Pexels/pixabay-
Pemerintah resmi memulai penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai tahap pertama tahun 2026 sejak Februari. Bantuan ini diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat serta membantu pemenuhan kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat.
Penyaluran dilakukan secara bertahap ke seluruh daerah setelah proses verifikasi dan pemutakhiran data penerima dalam basis data nasional. Langkah ini ditempuh agar bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang memenuhi kriteria.
Penyaluran PKH dan BPNT Tahap Awal 2026
PKH dan BPNT diberikan kepada keluarga penerima manfaat yang telah ditetapkan aktif melalui hasil validasi pemerintah daerah. Proses pencairan tidak dilakukan serentak, melainkan menyesuaikan kesiapan administrasi dan mekanisme penyaluran di masing-masing wilayah.
Pemerintah menegaskan bahwa ketepatan data menjadi faktor utama agar bantuan tidak salah sasaran dan dapat diterima tepat waktu.
Rincian Bantuan Program Keluarga Harapan
PKH disalurkan setiap tiga bulan dengan besaran yang berbeda sesuai komponen dalam keluarga penerima. Bantuan ini mendukung kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
- Ibu hamil atau nifas menerima Rp750.000 per tahap.
- Anak usia 0 sampai 6 tahun menerima Rp750.000 per tahap.
- Anak SD atau sederajat menerima Rp225.000 per tahap.
- Anak SMP atau sederajat menerima Rp375.000 per tahap.
- Anak SMA atau sederajat menerima Rp500.000 per tahap.
- Lansia usia 60 tahun ke atas menerima Rp600.000 per tahap.
- Penyandang disabilitas berat menerima Rp600.000 per tahap.
- Korban pelanggaran HAM berat menerima Rp2.700.000 per tahap.
Dalam satu Kartu Keluarga, bantuan PKH dibatasi pada jumlah komponen tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Bantuan BPNT atau Program Sembako
Selain PKH, pemerintah juga menyalurkan BPNT untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan pokok. Nilai bantuan ditetapkan sebesar Rp200.000 per bulan untuk setiap keluarga penerima manfaat.
Dana BPNT disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera atau mekanisme lain yang ditetapkan pemerintah daerah. Saldo bantuan digunakan untuk membeli bahan pangan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan kebutuhan dasar lainnya.
Cara Mengecek Status Penerima PKH dan BPNT
Masyarakat dapat melakukan pengecekan status penerima bansos secara mandiri melalui layanan resmi yang disediakan pemerintah.
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih wilayah domisili sesuai data KTP.
- Masukkan nama lengkap penerima manfaat.
- Ketik kode verifikasi yang tersedia.
- Klik tombol pencarian untuk melihat hasil.
Sistem akan menampilkan informasi jenis bantuan yang diterima serta keterangan status pencairannya.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Pencairan
Waktu pencairan PKH dan BPNT dapat berbeda antar daerah. Jika nama belum muncul atau terjadi kendala teknis, masyarakat disarankan berkoordinasi dengan perangkat desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat.
Pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan jasa perantara dan selalu menjaga keamanan data pribadi.
Penutup
Pencairan PKH dan BPNT tahap pertama tahun 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat perlindungan sosial. Bagi keluarga yang telah terdaftar, bantuan ini diharapkan dimanfaatkan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan pokok.
Sementara bagi warga yang belum terdaftar, pembaruan data melalui musyawarah desa atau kelurahan menjadi langkah penting agar berpeluang menerima bantuan pada periode berikutnya.