Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia resmi memasuki tahap akhir pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai tahap pertama tahun 2026. Proses ini mencakup alokasi bantuan untuk periode Januari hingga Maret 2026.

Dengan diterbitkannya Surat Perintah Membayar, penyaluran bansos kini telah masuk fase siap transfer. Artinya, dana bantuan dalam waktu dekat akan masuk ke rekening Keluarga Penerima Manfaat di seluruh Indonesia.

Status Pencairan Bansos Masuk Tahap SPM

Penyaluran PKH dan BPNT dilakukan melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation. Berdasarkan pembaruan data terakhir, sebagian besar penerima telah berstatus SPM.

Status ini menandakan pemerintah pusat telah memberikan instruksi resmi kepada bendahara negara dan bank penyalur untuk segera menyalurkan dana ke rekening penerima.

Pada tahap ini, bantuan sosial ditujukan kepada sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat yang telah dinyatakan aktif dan lolos proses verifikasi.

Besaran Dana PKH dan BPNT Tahap 1

Nominal bantuan yang diterima setiap keluarga berbeda, tergantung jenis program dan komposisi anggota keluarga.

  • BPNT disalurkan sebesar Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 sekaligus untuk tahap pertama.
  • PKH diberikan sesuai kategori keluarga, seperti ibu hamil, anak usia sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.

Total dana PKH yang diterima satu keluarga bergantung pada jumlah dan jenis komponen yang tercatat aktif dalam satu Kartu Keluarga.

Cara Mengecek Status dan Saldo Bansos

Keluarga penerima manfaat disarankan rutin memantau status pencairan bantuan secara mandiri melalui layanan resmi pemerintah.

  • Akses laman cekbansos.kemensos.go.id.
  • Pilih wilayah sesuai domisili pada KTP.
  • Masukkan nama lengkap sesuai identitas.
  • Isi kode verifikasi dan lakukan pencarian.