Kapan Nisfu Syaban 2026 Menurut NU, Dalil Keutamaan, dan Amalan yang Dianjurkan
masjid-pixabay-
Riwayat lain menyebutkan bahwa Rasulullah SAW menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan ibadah dan doa. Hadits tersebut menjelaskan bahwa pada malam itu Allah “turun” ke langit dunia dan mengampuni dosa hamba-Nya dalam jumlah yang sangat besar.
Meski terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai kekuatan sanad sebagian hadits tentang Nisfu Syaban, mayoritas ulama sepakat bahwa malam ini dianjurkan untuk diisi dengan ibadah.
Anjuran Puasa di Bulan Syaban
Selain ibadah malam, Syaban juga dikenal sebagai bulan yang banyak diisi dengan puasa sunnah. Aisyah ra. meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW memperbanyak puasa di bulan Syaban dibanding bulan lainnya, selain Ramadhan.
Umat Islam yang ingin berpuasa pada tanggal 15 Syaban dapat meniatkannya sebagai puasa sunnah Syaban. Selain itu, puasa Ayyamul Bidh juga bisa dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 Syaban.
Pada tahun 2026, puasa Ayyamul Bidh Syaban bertepatan dengan 1–3 Februari. Selain itu, puasa sunnah lain seperti Senin-Kamis atau puasa Daud juga dianjurkan selama bulan Syaban.
Amalan yang Dianjurkan pada Malam Nisfu Syaban
Malam Nisfu Syaban dianjurkan diisi dengan berbagai ibadah sebagai bentuk muhasabah dan persiapan menyambut Ramadhan.
- Memperbanyak istighfar dan taubat
- Berdoa dan bermunajat kepada Allah SWT
- Membaca Al-Qur’an
- Melaksanakan shalat malam dan shalat sunnah
- Membersihkan hati dari permusuhan dan kebencian
- Berniat puasa sunnah untuk keesokan harinya
Dalam tradisi masyarakat Muslim Indonesia, malam Nisfu Syaban sering diisi dengan membaca Surah Yasin sebanyak tiga kali, dilanjutkan doa bersama. Setelah shalat Isya, ibadah dapat diteruskan dengan shalat sunnah seperti taubat, hajat, atau witir.
Seluruh amalan tersebut bertujuan untuk membersihkan diri, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia, serta mempersiapkan hati menyambut bulan suci Ramadhan.