Dua Dapur MBG di Ponorogo Ditutup BGN Usai Dugaan Intimidasi dan Manipulasi Anggaran
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional dua dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ponorogo, Jawa Timur, setelah muncul laporan tekanan terhadap pengelola serta dugaan penyimpangan anggaran.
Dua fasilitas tersebut berada di wilayah Somoroto, Kecamatan Kauman, dan Krebet, Kecamatan Jambon, yang selama ini beroperasi sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Laporan Intimidasi dari Internal SPPG
Kasus ini terungkap setelah dua kepala SPPG mendatangi perwakilan BGN untuk meminta perlindungan. Mereka mengaku mengalami tekanan berkepanjangan dari pihak yayasan pengelola.
Dalam penjelasan resmi, Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyebut tekanan tersebut berlangsung selama berbulan-bulan.
Pihak yayasan disebut kerap melontarkan ancaman hukum kepada para pekerja jika tidak mengikuti instruksi yang diberikan.
Selain itu, pemilik yayasan dikabarkan mengklaim sebagai cucu seorang menteri aktif untuk memperkuat pengaruhnya.
Namun, setelah dilakukan konfirmasi, klaim tersebut dibantah langsung oleh menteri terkait yang menegaskan tidak memiliki hubungan keluarga dengan pihak yang dimaksud.
Dugaan Penyimpangan Anggaran Pangan
Selain persoalan intimidasi, BGN juga menemukan indikasi manipulasi dalam penggunaan anggaran bahan pangan.
- Standar anggaran resmi: Rp10.000 per porsi
- Realisasi diduga hanya sekitar: Rp6.500 per porsi
- Selisih anggaran menimbulkan beban operasional
Akibat kondisi tersebut, kepala SPPG disebut harus menutup kekurangan biaya menggunakan dana pribadi agar kualitas makanan tetap layak dikonsumsi siswa.
Temuan Pelanggaran Fasilitas Dapur
Inspeksi mendadak yang dilakukan BGN mengungkap sejumlah pelanggaran standar operasional di lapangan.
- Lantai dapur rusak dan mengelupas
- Dinding kotor serta berjamur
- Ruang pemorsian tidak layak tanpa pendingin
- Sistem pengolahan limbah tidak memadai
- Fasilitas pekerja seperti ruang istirahat tidak tersedia
Kondisi tersebut dinilai tidak memenuhi standar kebersihan dan keamanan dalam program pemenuhan gizi.
Baca juga: Isu Link Video Maureen Worth 6 Menit Viral, Investigasi Ungkap Pola Penipuan Digital
Update Terbaru
Bupati Bogor Lepas 271 Jamaah Haji Kloter 21 di Masjid Nurul Wathon
Sabtu / 16-05-2026, 04:05 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 17 – 24 Mei 2026
Sabtu / 16-05-2026, 04:00 WIB
Chery Siap Luncurkan Mobil Listrik Q di Indonesia pada 18 Mei 2026
Sabtu / 16-05-2026, 03:41 WIB
Jawa Tengah Perkuat Kolaborasi Ekonomi Sirkular Berbasis Masyarakat
Sabtu / 16-05-2026, 03:22 WIB
BYD Indonesia Luncurkan Varian Baru Atto 1 STD, Harga Mulai Rp199 Juta
Sabtu / 16-05-2026, 03:20 WIB
Google Perbarui Android Auto dengan Integrasi AI Gemini pada 2026
Sabtu / 16-05-2026, 03:20 WIB
Review Suzuki Satria Pro: Bebek Sport Modern dengan Fitur Konektivitas
Sabtu / 16-05-2026, 03:17 WIB
Potensi Pendapatan Game Penghasil Saldo DANA Tembus Rp545.000 Per Hari
Sabtu / 16-05-2026, 03:16 WIB
Penjualan Honda di China Anjlok 48 Persen pada April 2026
Sabtu / 16-05-2026, 03:14 WIB
Pemprov DKI Gelar Jakarta Job Fair 2026 di Jakarta Utara, Buka Ribuan Lowongan
Sabtu / 16-05-2026, 03:09 WIB
Kemensos Perbarui Data Penerima Bansos Mei 2026, 11 Ribu KPM Dicoret
Sabtu / 16-05-2026, 03:08 WIB
Jadwal Tayang Classroom of the Elite Season 4 Episode 6 dan Sinopsis Terbaru
Sabtu / 16-05-2026, 02:51 WIB
Hugh Jackman Bintangi The Sheep Detectives, Tayang di Bioskop Indonesia 15 Mei 2026
Sabtu / 16-05-2026, 02:40 WIB






