Na Daehoon Tegas Bantah Tuduhan KDRT, Julia Prastini Siap Ungkap Bukti: Aku Bakal Up Semuanya!
Jule-Instagram-
“Diam bukan berarti tidak terjadi. Sering kali, korban butuh waktu bertahun-tahun untuk memproses trauma sebelum akhirnya siap bicara,” jelasnya.
Baca juga: Nubia Red Magic 11 Pro Jadi Ponsel Gaming Rp18 Jutaan yang Tak Tertandingi, Menurut David GadgetIn
Sementara itu, Komnas Perempuan melalui juru bicaranya mengimbau agar masyarakat tidak serta-merta menghakimi kedua belah pihak sebelum proses hukum atau verifikasi independen dilakukan.
“Kami mendorong semua pihak untuk menghormati proses hukum dan hak asasi setiap individu. Jika benar ada bukti, maka harus diserahkan ke jalur hukum yang sah,” tegas perwakilan lembaga tersebut.
Masa Depan Hubungan Mereka: Antara Anak, Trauma, dan Hak untuk Bersuara
Di balik gemuruh isu ini, satu hal yang tak bisa diabaikan adalah keberadaan tiga anak yang menjadi penentu utama keputusan kedua orang tua mereka selama ini. Baik Na Daehoon maupun Jule—meski kini berada di dua kutub yang berseberangan—sama-sama menyatakan kepedulian mendalam terhadap kesejahteraan mental sang buah hati.
Namun, pertanyaan besar kini menggantung: apakah pengungkapan bukti oleh Jule akan membawa keadilan atau justru memperdalam luka keluarga? Dan bagaimana masyarakat harus menyikapi narasi korban yang akhirnya memilih bersuara setelah bertahun-tahun bungkam?
Yang pasti, publik kini menantikan kelanjutan dari drama rumah tangga ini—bukan sebagai tontonan sensasional, melainkan sebagai refleksi penting tentang kekerasan, keberanian, dan tanggung jawab moral di era digital.